BALAIKOTA—Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Solo, FX Hadi Rudyatmo (Rudy), mengaku sudah menyerahkan sepenuhnya penentuan bakal calon wakil walikota (Wawali) Solo ke mekanisme rapat partai.

Rudy memastikan, PDIP akan menimbang kandidat Wawali salah satunya dari paparan visi misinya. Karena, visi misi itu akan menjadi penentu nasib pembangunan Kota Solo yang dia pimpin bersama pendampingnya ke depan.

Walikota Solo pengganti Jokowi itu, sudah pasrah ke PDIP soal usulan bakal calon Wawali Solo, dengan alasan, dia sibuk merampungkan tugasnya sebagai Walikota Solo. Yakni menyusun Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2013.

Sedangkan wewenang penentuan kandidat Wawali itu, Rudy menyebut, sudah dikoordinasikan YF Soekasno dan Teguh Prakosa, yakni para pengurus PDIP Solo. ”Masalah Wawali sudah ada mekanisme rapat partai yang mengurusnya,” ucap Rudy, Kamis (25/10).
Rudy merasa sudah cukup dengan ikut menentukan kriteria bakal calon Wawali Solo. Dia berujar, visi misi calon Wawali akan menjadi pertimbangan khusus, karena terkait tolak ukur pembangunan Solo ke depan. Dari visi misi bakal calon Wawali itulah, PDIP bisa leluasa memilih kandidat yang terbaik. ”Kan sudah jelas kriterianya seperti apa, komitmen terhadap masyarakat dan PDIP seperti apa, harus jelas,” katanya.

Setelah diperoleh sejumlah kandidat, calon Wawali  itu akan dikirim ke DPP PDIP dan selanjutnya disodorkan ke  DPRD Solo untuk dipilih. ”Kita sudah buat tim untuk menjaring nama-nama yang akan kita usulkan ke DPP, nanti DPP memberikan rekomendasi,” imbuh Rudy.

Sebelumnya diberitakan, DPC PDIP sudah mengumpulkan 10 nama calon Wawali yang siap bersaing menjadi AD II. Figur terbaru yang mencalonkan diri menjadi Wawali yakni Hari Mulyadi, Ketua LPMK Gilingan.

Rudy mengatakan, sejumlah nama di luar delapan nama yang sudah diusulkan ke DPP masih diproses di DPC. ”Seperti Pak Hari Mulyadi masih diproses, belum kami kirimkan ke DPP. Mungkin habis Idul Adha partai mulai bergerak lagi,” katanya.

Ditanya mengenai tenggat yang diberikan DPP kepada DPC ihwal pencalonan Wawali, Rudy mengatakan tidak ada. Meski demikian, pihaknya siap menyelesaikan proses tersebut secepatnya. ”Lebih cepat lebih baik. Pengangkatan Wawali ini merupakan amanat undang-undang.”  Tri Sulistiyani