SOLO—Ratusan siswa TK Lazuardi Kamila, Banjarsari menggelar “Manasik Haji” di Villa Park Monumen Banjarsari Solo, Kamis (25/10) kemarin.

Dengan berjalan kaki, sebanyak  128 siswa itu menuju miniatur yang berbentuk kabah yang telah disiapkan oleh pihak sekolah di kawasan Villa Park Monumen Banjarasari.

Kepala  TK Lazuardi Kamila, Muhammad Nasyir mengatakan, para siswa perlu diajari mengenai tahapan–tahapan saat menunaikan rukun Islam yang ke lima. Walaupun hanya miniatur saja, tetapi siswa sangat menerapkan tahapan–tahapan itu secara baik.

“Kami ingin memberikan pengetahuan kepada para siswa, tentang bagaimana cara saat menunaikan haji dan busana yang dipergunakan serta kalimat syahadad apa saja yang diucapkan saat menunaikan ibadah haji,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Nasyir, hanya ada satu negara yang menjadi sasaran para umat islam di seluruh negara untuk menunaikan ibadah haji.
“Siswa juga kami ajak untuk tidak membedakan antara satu orang dengan lainnya, karena saat menunaikan ibadah haji walaupun dari suku, negara, bahasa, dan golongan yang berbeda mereka tetap bersatu demi satu tujuan yang sama,” jelasnya.

Menjadi Simbol

Uniknya, pada saat puncak perayaan Idul Adha sebelum hewan kurban disembelih, ada kegiatan lomba merias kambing dengan kreasi para siswa sendiri.

“Kami ingin menanamkan cinta terhadap hewan kurban kepada para anak, karena selama ini para siswa enggan mendekat atau memegang hewan tersebut dengan alasan bau tidak enak. Padahal hewan kurban merupakan hewan yang menjadi simbol umat muslim saat merayakan Idul Adha,” jelasnya.

Salah seorang siswa TK Lazuardi Kamila, Sultan mengaku sangat senang bisa mengenal tahapan–tahapan saat melaksanakan ibadah haji.

“Saya paling senang saat melempar jumroh dan berjalan mengelilingi kabah,” ujarnya. Raditya Erwiyanto