KONGRES PARTAI NASDEM - Pimpinan Sidang Kongres I Partai NasDem Agus Roni (kiri), Ketua Sidang Kongres I Partai NasDem Fery M Baldan (kedua kiri), Ketua Pelaksana Kongres I Partai NasDem Patrice Rio Capella (ketiga kiri), Ketua Steering Comittee Kongres I Partai NasDem Sugeng Suparwoto (ketiga kanan), Pimpinan Sidang Kongres I Partai NasDem Ida Bagus Oka (kedua kanan) dan Pimpinan Sidang Kongres I Partai NasDem Meidy Sumera (kanan) mengangkat tangan bersama seusai mengumumkan hasil Kongres I Partai NasDem di JCC, Jakarta, Sabtu (26/1). 
FOTO ANTARA/M Agung Rajasa

JAKARTA- Kongres Partai Nasional Demokrat (Nasdem) akhirnya mengukuhkan secara aklamasi Surya Paloh sebagai Ketua Umum Partai Nasdem periode 2013-2018. Surya Paloh menggantikan Patrice Rio Capella. Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Nasdem Ferry Mursidan Baldan Sabtu (26/1) mengatakan Partai Nasdem selanjutnya menargetkan posisi tiga besar dalam Pemilu 2014. Jika gagal meraih tiga besar Nasdem tak mengusulkan calon presiden sendiri.

Naiknya Surya Paloh sebagai ketua umum sebelumnya ditentang ratusan kader partai ini. Salah satunya adalah Hary Tanoesoedibjo yang memutuskan mundur dari partai awal pekan lalu. Mundurnya Harry diikuti ratusan kader lain dari berbagai daerah.

Ferry mengatakan Partai Nasdem baru akan membahas usulan calon presiden jika meraih posisi tiga besar pada Pemilu Legislatif 2014.  ”Partai Nasdem menargetkan bisa masuk dalam tiga besar perolehan suara dalam Pemilihan Legislatif 2014. Jika target itu tercapai, maka akan mengajukan calon presiden sendiri. Jika tidak, malu-maluin ngajuin Capres,” ujar Ferry di sela-sela kongres Partai Nasdem di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (26/1).  Menurut dia, Partai Nasdem akan melihat kepantasan untuk mengusulkan calon presiden.  ”Kalau belum apa-apa sudah bicara soal calon presiden, nanti bisa bocor halus,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pengarah Kongres I Partai Nesdem, Sugeng Suparwoto, menjelaskan Surya Paloh terpilih secara aklamasi dalam kongres kemarin. “Majelis Tinggi Partai NasDem memutuskan menerima usulan kongres untuk mengukuhkan Pak Surya Paloh sebagai ketua umum,” katanya. Sugeng menjelaskan bahwa pengukuhan dilakukan setelah mendengarkan usulan-uslan dari peserta kongres yang berasal dari 494 pengurus daerah (DPD) serta 33 pengurus wilayah (DPW) dari seluruh Indonesia.

Usulan yang disampaikan pada sidang pleno kongres tersebut, menurut dia, diterima pimpinan sidang dan selanjutnya disampaikan kepada Majelis Tinggi Partai, yang anggotanya Sugeng Suparwoto dan Patrice Rio Capella. “Setelah menerimja usulan tersebut, kami kemudian memutuskan mengukuhkan Pak Surya Paloh sebagai Ketua Umum Partai NesDem,” katanya.

Sugeng menjelaskan bahwa Majelis Tinggi Partai yang semula bernama Majelis Nasional Partai beranggota tiga orang, yakni Sugeng Suparwoto, Patrice Rio Capella, dan Ahmad Rofiq.  ”Karena Ahmad Rofiq mundur dari Partai Nasdem sehingga anggotanya hanya berdua,” kata Sugeng.

Patrice Rio Capella menambahkan Majelis Tinggi Partai juga memutuskan, memberikan waktu kepada Surya Paloh untuk menyusun struktur kepengurusan DPP Partai Nasdem periode 2013-2018 secara lengkap paling lambat dua pekan setelah kongres. Menurut dia, kerangka struktur pengurus DPP Partai NesDem adalah satu orang ketua umum, 16 orang ketua departemen, satu orang sekretaris jenderal, empat orang wakil sekretaris jenderal, satu orang bendahara, dua orang wakil bendahara, serta 45 orang ketua divisi.

 

Kritis

Kongres Partai Nasdem kemarin ditutup dengan pidato politik Ketua Umum Surya Paloh. “Saya ingin menyatakan Nasdem siap berkompetisi di dalam harmoni. Itulah seyogyanya kompetisi yang harus dijalankan,” kata Surya. Dalam pidato singkat itu, Surya tak memandang partai lain sebagai kompetitor yang harus dikalahkan dengan menghalalkan segala cara dalam Pemilu 2014.

Dia mengajak parpol lain untuk berpolitik dengan santun. “Berkompetisi bukan harus dan semestinya saling melukai, bukan menghina dan menjatuhkan, berkompetisi juga bisa membesarkan bangsa ini,” ujarnya.

Sementara gelombang pengunduran diri kader Nasdem belum berhenti. Pengurus Partai Nasdem Hong Kong menyusul kader lainnya yang telah mengundurkan diri. Pengurus Dewan Pimpinan Luar Negeri Hong Kong merasa visi Partai Nasdem telah berubah. “Beberapa perubahan yang terjadi belakangan ini telah menjadikan perjuangan ini tidak sesuai dengan visi dan misi awal yang telah kami yakini selama ini. Oleh karena itu kami dengan berat hati memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai pengurus Partai Nasdem Hong Kong,” kata Ketua DPLN Hong Kong, Iin Taran.

Iin mengatakan sebelumnya dirinya semangat untuk membesarkan Partai Nasdem. Namun perubahan yang terjadi membuat motivasinya turun. “Kami banyak belajar mengenai rasa memiliki tehadap bangsa Indonesia, meskipun kami tidak tinggal dan menetap di Indonesia. Melalui perjuangan inilah mata kami dibukakan atas saudara-saudara kami Buruh Migran Indonesia (BMI) di Hong Kong yang menjadi alasan dan tujuan dari setiap pergerakan kami – memperjuangkan BMI,” paparnya.

Pada bagian lain, Surya Paloh terus bergerilya mencari tokoh-tokoh yang bisa memperkuat partainya. Dua tokoh terbaru yang berbagung dengan Nasdem adalah Sekjen DPR Nining Indra Saleh dan Sekjen DPD Siti Nurbaya Bakar. “Ini highlight info ya, keduanya akan bergabung dengan Partai Nasdem,” kata Surya Paloh.

  •  Antara | Detik