Terinspirasi dari Games Komputer

SONY DSCTanggal 22 April 2013 lalu menjadi hari bahagia bagi SMPN 1 Surakarta, terutama para anggota Karya Ilmiah Remaja. Pada hari itu, KIR SMP setempat berhasil meraih juara 1 dalam ajang Olimpiade Penelitian Siswa Surakarta (OPSS) khusus di bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Kelompok yang terdiri dari Zaidan Riqki Raharjo (13), Dewangga Haryos Ardana (12) serta Adityo Satriavi Murti (13) tersebut berhasil atas karyanya berupa Launcher Pegas.

“Benda ini berfungsi untuk banyak hal. Bisa sebagai sarana latihan tenis, alat permainan, bisa juga untuk perang,” kata Dewa. Launcher Pegas tersebut menggunakan beberapa perlengkapan seperti, pipa pralon, besi, pir, penggaris bulat 260 derajat dan juga bola. Bola yang dimasukkan ke ujung pipa akan ditekan menggunakan gaya pegas dari pir. Bola pun akan meluncur. Jika ukuran bola sesuai dengan diameter pipa maka bola akan terlempar jauh.

Rifqi menjelaskan bahwa pembuatan Launcher Pegas terinspirasi dari games komputer yang dimainkan teman-temannya. Games tersebut bernama call of duty. Atas arahan dari Sang Pembina yakni Djoko Kristanto, mereka pun terdorong untuk menciptakan sebuah benda bertenaga pegas. “Dari pemikiran sampai membuat benda ini jadi ya sekitar 2,5 bulan. Dan untuk bola yang memiliki berat 10 sampai 35 gram, bisa terbang sejauh 7 meter,” kata Avik.

Karya brilian tiga remaja tersebut mampu mendatangkan pemasukan bagi mereka. “Kami mendapat uang pembinaan sekitar Rp 1 juta dan akan kami gunakan untuk mengembangkan benda ini menjadi alat yang lebih bagus lagi,” katanya. Selain itu, mereka berkesempatan memamerkan hasil karyanya dalam ajang pameran di Stadion Maladi pada 2 Mei. Hari Pendidikan Nasional tersebut mereka manfaatkan untuk mengajak remaja ikut berkreasi dengan barang yang ada di sekitarnya.

Keberhasilan siswa dalam olimpiade seperti itu terjadi lebih dari satu kali. Dengan ketekunan dan kedisiplinan mengajarkan para murid, Djoko berhasil mengantarkan mereka menjadi siswa yang berprestasi dalam berkreasi.

Bernadheta Dian Saraswati