Ilustrasi

Ilustrasi

SRAGEN—Kecelakaan tragis yang melibatkan truk pengangkut bahan bakar minyak (BBM) milik Pertamina dengan pengendara motor terjadi di jalur protokol Sragen, Jalan Raya Sukowati tepatnya di depan mal Luwes Sragen, Senin (22/5) malam sekira pukul 20.30 WIB. Satu pengendara motor tewas seketika setelah motornya menabrak truk dan kemudian tergilas oleh roda truk.

Korban tewas diketahui bernama Juni Supriyanto (19) asal Dukuh Dawung RT 8, Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Sragen. Remaja yang mengemudikan sepeda motor Suzuki Satria B 3666 FAS itu tewas, sedangkan temannya Irvan Setiawan (19) yang membonceng di belakang mengalami luka-luka.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan maut itu terjadi ketika korban dan temannya tengah meluncur dari arah timur menuju Sragen Kota. Kebetulan, situasi arus lalu lintas di depan mal Luwes tengah padat. Meski begitu, korban tetap mengendarai motornya dalam kecepatan tinggi.

Sesampai di depan mal, korban berniat mendahului mobil tak dikenal. Sayang, korban mengambil terlalu ke kanan. Sementara dari arah berlawanan meluncur truk tangki Pertamina AG 8273 V yang dikemudikan Wahyudi (30), warga Pengkol, Kulon Progo, DIY. Karena jarak terlalu dekat sementara kecepatan motor sangat tinggi, pengendara motor tak lagi mampu menghindar.

Tabrakan hebat pun tak terhindarkan. Kedua remaja itu langsung terpental dari motornya. Juni yang berada di depan jatuh tepat di depan roda truk Pertamina hingga tanpa ampun tubuhnya tergilas. Sementara, Irvan yang ada di belakang lebih beruntung karena terhindar dari truk dan hanya mengalami luka. Kedua korban sempat dilarikan ke RSUD Soehadi Prijonagoro. “Situasi jalannya memang ramai. Yang naik motor dari timur mau nyali, tahu-tahu dari barat ada truk dan langsung nabrak. Yang depan ditampani truk dan langsung meninggal,” ujar Tri, salah satu saksi mata.

Kapolres Sragen AKBP Susetio Cahyadi melalui Kasat Lantas AKP Dudi Pramudia membenarkan adanya kejadian tersebut. Atas kejadian itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat atau pengendara motor lebih berhati-hati dan mengurangi kecepatan jika mendekati jalur keramaian. Kemudian, jika akan mendahului kendaraan lain, harus dipastikan dalam kondisi aman, pandangan terbuka, dan tidak ada kendaraan dari arah berlawanan. Wardoyo