RAKER DEWAN SYARIAH-Ketua dewan syariah kota Surakarta, Mu’inudinillah Basri (tengah) saat memimpin Raker Dewan Syariah Kota Surakarata di jalan Hangowongso, Minggu (28/4). Dewan Syariah menolak adanya  kegiatan Miss World  atau Kontes Putri Kecantikan di Indonesia. Joglosemar|Budi Arista Romadhoni

RAKER DEWAN SYARIAH-Ketua dewan syariah kota Surakarta, Mu’inudinillah Basri (tengah) saat memimpin Raker Dewan Syariah Kota Surakarta di jalan Honggowongso.  Joglosemar|Budi Arista Romadhoni

LAWEYAN–Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) mencanangkan Solo sebagai Kota Syariah tahun ini. Mereka menggelar rangkaian sosialisasi konsep hukum syariah di car free day (CFD) Jalan Slamet Riyadi, Minggu (12/5) untuk mendukung rencana itu.

”Kami ingin tekankan, bahwa, syariah adalah tuntunan dan bimbingan untuk masyarakat saat ini dalam menghadapi pengaruh globalisasi. Terutama budaya destruktif. Maka dari itu, kita akan membentuk hukum syariah di Kota Solo pada tahun ini,” kata Ketua DSKS, Mu’inudinillah.

Kota Syariah, katanya, merupakan wilayah yang seluruh sistem tatanan hukumnya menganut peraturan hukum islam yang tertuang dalam Alquran dan Al Hadits. Sehingga, perilaku masyarakatnya harus disesuaikan dengan tuntunan dan ajaran agama agar tidak terpengaruh budaya Barat.

Untuk mewujudkan rencananya itu, DKKS tengah mengomunikasikan program hukum dan advokasi berbasis syariah kepada seluruh tokoh agama di Kota Solo. cara itu dilakukan untuk memperkuat fondasi hukum syariah sebagai alat penyaring pengaruh budaya Barat yang masuk ke Solo.

”Salah satu wulud riilnya, seperti tidak boleh menyontek, mengatur waktu dengan baik, menuntut ilmu kapan pun, dan belajar dengan sungguh-sungguh. Bagi kaum muda yang menganut hukum syariah, mereka harus tekun beribadah, menjauhi maksiat, mandiri, menyiapkan masa depan yang baik dan benar,” paparnya.

DSKS, sebagai komunitas bagi ikhwanul muslimin yang menganut hukum syariah, berpendapat, bahwa pandangan positif terhadap masyarakat mengenai laskar jihad masih salah kaprah. ”Tujuan kami adalah menampilkan organisasi Islam yang santun dan bermartabat. Serta ingin membantu masyarakat menegakan hukum Islam di Solo. Untuk itu, kami akan bersinergi dengan masyarakat dalam berbagai bidang, khususnya hukum syariah,” tandasnya. Fariz Fardianto