Ilustrasi

Ilustrasi

BOYOLALI - Belum lagi terungkap kasus pembunuhan sopir mobil rental Golden Bird Bandara Adi Soemarmo yang dibuang di wilayah Magelang kemarin, kali ini jajaran Polres Boyolali harus mengusut dugaan kasus pembunuhan seorang sopir yang jasadnya ditemukan temangsang di lereng sungai, Desa Kalimati, Kecamatan Juwangi, Rabu (10/7).

Koban yang diketahui bernama Karsiman (61), warga jalan raya Sambirejo, Desa Sumberejo, Kecamatan Kandat, Kediri itu, ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan. Jasad korban ditemukan sudah dalam kondisi mulai membusuk. Selain itu di kepala bagian belakang korban juga bolong dan memar.
Kapolres Boyolali AKBP Budi Haryanto melalui Kapolsek Juwangi AKP Purnomo mengungkapkan, jasad korban kali pertama ditemukan warga sekitar pada pukul 11.00 WIB. Jasad korban ditemukan di hutan petak 17D, RPH Ngaren, BKPH Kedung Cumpleng, KPH Telawa. Tepatnya masuk wilayah Desa Kalimati, Kecamatan Juwangi.
Dari laporan warga tersebut, petugas yang tengah patroli segera menuju lokasi penemuan mayat. Setelah sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP) ternyata memang ada sesosok mayat yang tersangkut di pepohonan di lereng sungai tersebut.
Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polres Boyolali guna penanganan lebih lanjut.  Petugas kemudian dengan dibantu warga sekitar, mengevakuasi korban dari lereng sungai. Sedangkan dari pemeriksaan yang dilakukan, petugas menemukan sejumlah identitas korban seperti KTP serta SIM B-2 milik korban. Selain itu dari saku korban petugas juga menemukan uang tunai sebesar Rp 800.000.
Menurut Kapolsek, dari hasil pemeriksaan atas kondisi jasad yang mulai membusuk, diduga korban sudah tewas sejak tiga hari lalu. Namun untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian korban, jasad korban kemudian dibawa ke RS Moewardi Solo untuk dilakukan otopsi.
“Jasad korban sudah di bawa ke RS Moewardi untuk otopsi, dugaan sementara korban tewas tiga hari kemarin,” ungkap Kapolsek. Sedangkan saat ditemukan, korban yang bertubuh subur itu mengenakan celana pendek warna hitam dan kaos. Korban juga mengenakan sabuk kopel. Sementara dari hasil pemeriksaan medis, menurut Kapolsek ditemukan luka memar dan berlubang di kepala bagian belakang.
Dari luka inilah Karsiman kemudian diduga sebagai korban pembunuhan. Namun menurut Kapolsek, belum diketahui apakah korban merupakan korban perampokan atau bukan, mengingat uang tunai Rp 800.000 masih di saku korban. Selain itu diduga pembunuhan dilakukan di tempat lain, dan TKP penemuan mayat hanya dijadikan lokasi pembuangan oleh pelaku. Selanjutnya, kasus ini masih dalam penyelidikan petugas.
Terpisah, petugas juga terus berupaya mengungkap pelaku pembunuhan sopir mobil rental Golden Bird yang dibuang di wilayah Ngablak, Magelang. Menurut Kasat Reskrim Polres Boyolali AKP Dwi Haryadi, pihaknya sudah memintai keterangan sejumlah saksi dan mulai mengetahui ciri-ciri pelaku yang diduga penumpang taksi. “Dari keterangan saksi-saksi kami berupaya membuat sketsa wajah pelaku, diduga pelaku tidak sendirian dan sampai saat ini terus kami selidiki,” imbuh Kasat. Ario Bhawono