Polisi Lakukan Pendataan Ulang

KENTINGAN BARU DIBERI POLICE LINE--Garis polisi dipasang di pemukiman warga yang beberapa waktu lalu dirobohkan oleh sekelompok orang di Kentingan Baru, Jebres, Solo, Selasa (2/7). Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo

KENTINGAN BARU DIBERI POLICE LINE–Garis polisi dipasang di pemukiman warga yang beberapa waktu lalu dirobohkan oleh sekelompok orang di Kentingan Baru, Jebres, Solo, Selasa (2/7).
Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo

JEBRES- Polsek Jebres akan mengirimkan personelnya untuk menjaga pemukiman warga Kentingan Baru yang menjadi sasaran amuk preman Minggu lalu. Hal itu dilakukan, lantaran muncul isu akan adanya penyerangan lagi, Sabtu (6/7) mendatang.

“Warga memang meminta bantuan penjagaan, katanya akan ada serangan,”  ujar Kapolsek Jebres, AKP Edison Panjaitan kepada wartawan,  Kamis (4/7).

Ditanya perkembangan penanganan kasus perusakan rumah di sana, Edison  mengatakan seluruh proses hukum kasus tersebut merupakan domain Polresta Surakarta.

“Soal proses hukum kewenangan Polresta. Di sini kami hanya melakukan pendataan saja,” ujarnya.

Selain melakukan pendataan, polisi juga memasang sejumlah spanduk berupa larangan untuk merenovasi dan menambah bangunan di Kentingan Baru lantaran sedang dalam proses hukum. Larangan tersebut dipasang di sejumlah rumah yang rusak parah dan yang telah rata tanah.

Dikatakan Edison, pendataan ulang rumah yang rusak dan ambruk itu dilakukan Kamis (4/7) kemarin, karena adanya perbedaan data di media.

Salah warga yang rumahnya rusak, yang enggan disebut namanya, mempertanyakan proses hukum penanganan kasus tersebut.  Hal itu karena sampai sekarang belum ada titik terang mengenai pelaku maupun motifnya.  Arief Setiyanto