ilustrasi

ilustrasi

BOYOLALI- Masyarakat Boyolali khususnya pedagang Pasar Sunggingan sekitar sepekan terakhir ini dihebohkan dengan munculnya video porno. Yang membuat mereka terguncang, kedua pelaku diduga kuat juga merupakan dua pedagang kain di pasar.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Joglosemar, video berdurasi 28 menit 45 detik tersebut diduga direkam sendiri oleh pelaku dengan Hand Phone (HP). Perbuatan mesum itu sendiri dilakukan keduanya di dalam sebuah kamar yang lokasi tepatnya belum diketahui pasti.

Tidak diketahui pasti awal mula merebaknya video porno tersebut, namun video mesum itu mulai menggemparkan komunitas Pasar Sunggingan sejak beberapa hari sebelum puasa. Warga gempar lantaran merasa mengenali kedua pelaku, mengingat dalam beberapa adegan yang dilakukan pelaku, terungkap wajah kedua pelaku. “Keduanya sama-sama jualan kain, tapi yang satu bakalan dan satunya kain jadi, kiosnya juga berdekatan,” tutur salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya, Senin (15/7).

Keterangan yang sama juga disampaikan Dar (43), warga Sunggingan, dia mengaku mengenali kedua pelaku dalam video mesum tersebut. Menurutnya, pelaku pria merupakan warga Cepogo, dan pelaku perempuan merupakan warga Kecamatan Teras. Usia pelaku pria menurut dia sekitar 60 tahun, sementara pelaku wanita berusia sekitar 46 tahun. Menurut Dar, kedua pelaku sama-sama memiliki kios di Pasar Sunggingan lantai bawah. Bahkan menurut Dar, lokasi kios keduanya cukup berdekatan. “Yang pria juragan kain besar dan sudah pernah haji,” terang Dar.

Atas munculnya video porno tersebut, warga sangat menyesalkan tindakan amoral tersebut. Apalagi saat ini merupakan bulan puasa Ramadhan, tetapi malah dikotori dengan tindakan mesum seperti dalam video tersebut. Selain itu warga juga menyayangkan, mengingat status pelaku adalah haji yang semestinya menjadi panutan. Ario Bhawono