Komisi Pemilihan Umum

Komisi Pemilihan Umum

KARANGANYAR-Tanggapan atau masukan dari masyarakat terkait 15 nama calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang lolos ke tes berikutnya, hingga Kamis (19/9) kemarin masih minim.

Tim seleksi (Timsel) calon anggota KPU mengharapkan masukan atau tanggapan dari masyarakat sebanyak-banyaknya sehingga bisa digunakan sebagai pertimbangan dalam proses seleksi berikutnya, yakni tes wawancara.

Sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh Timsel, tes wawancara dan klarifikasi tanggapan masyarakat akan dilangsungkan Sabtu (21/9) mulai pukul 08.00 WIB sampai selesai bertempat di Hotel Taman Sari.

“Tapi sampai kemarin, masukan masyarakat yang secara resmi diajukan ke Timsel masih sangat minim. Padahal tanggapan dan masukan masyarakat memegang peranan sangat penting untuk dijadikan pertimbangan dalam meloloskan atau tidak meloloskan para calon tersebut ke KPU Provinsi,” ungkap Margono, Ketua Timsel calon Anggota KPU Karanganyar, Kamis (19/9).

Karena itu, lanjut Margono, pihaknya kembali meminta kepada masyarakat bisa memberikan masukannya terkait 15 nama yang telah diumumkan tersebut. “Kami masih menunggu tanggapan masyarakat sampai Jumat (20/9) pukul 00.00 WIB, baik langsung disampaikan ke Timsel, atau berbentuk tulisan yang dikirim ke Sekretariat Timsel KPU Karangahnyar di Jalan Slamet Riyadi nomor 6. Atau bisa juga melalui email yakni timseleksikpukra@gmail.com. Masukan disertai dengan identitas yang jelas,” ujar Margono.

Dalam kesempatan itu, Margono juga menambahkan bahwa seleksi terhadap para pendaftar dilakukan secara obyektif berdasar hasil tes seleksi yang dilalui para calon.

“Kami hanya berpijak pada hasil yang didapat masing-masing calon mulai dari tes administrasi, tertulis, kesehatan dan psikologis. Kebanyakan para peserta jatuh di tes psikologi. Insya Allah kita semua obyektif dan profesional, tidak ada kepentingan apa pun. Kepentingannya hanya satu yakni KPU Karanganyar menghasilkan komisioner yang benar-benar berkualitas,” ungkapnya.

Untuk proses seleksi KPU kali ini memang cukup ketat sehingga banyak yang jatuh pada sejumlah tes yang dijalani. (Anas Syahirul)