JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Self Help Group Solo Juara: Sukses Itu Milik Semua Orang

Self Help Group Solo Juara: Sukses Itu Milik Semua Orang

299
BAGIKAN
Warga difabel memberikan setangkai bunga pada pengendara jalan, Rabu (03/12/2014) di pertigaan Sriwedari Solo. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Hari Difabel Internasional | Foto: Maksum N F
Warga difabel memberikan setangkai bunga pada pengendara jalan, Rabu (03/12/2014) di pertigaan Sriwedari Solo. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Hari Difabel Internasional | Foto: Maksum N F

SEMUA orang berhak sukses. Inilah yang melatarbelakangi terbentuknya Self Help Group (SHG) Solo Juara.

Direktur Pusat Pengembangan dan Pelatihan Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat (PPRBM) Surakarta, Sunarman mengatakan, SHG Solo Juara ini terbentuk sekitar tahun 2000-an lalu.

“Jadi pesan yang ingin kami sampaikan dengan membentuk SHG Solo Juara ini yaitu sukses itu milik semua orang,” terang Sunarman saat ditemui Joglosemar di Car Free Day (CFD) Jalan Slamet Riyadi Solo saat menggelar acara memperingati Hari Difabel Sedunia yang jatuh pada 3 Desember lalu, Minggu (7/12/2014).

Anggota Self Help Group (SHG) Solo Juara yang sebagian besar adalah penyandang tunadaksa sangatlah kreatif. Dengan ketrampilan yang dimiliki, para anggota SHG Solo Juara mampu melahirkan produk-produk yang mampu bersaing.

Salah satu anggota SHG Solo Juara, Ratna Wijayanti mengungkapkan SHG Solo Juara memiliki 20 anggota. “Setiap bulannya kami menggelar pertemuan. Untuk pertemuan kadang digelar di sekretariat, kadang juga muter dari rumah ke rumah anggota. Saat pertemuan tersebut, dilakukan simpan-pinjam,” ujar Ratna.

Lanjut Ratna, dengan uang pinjaman tersebut, diharapkan bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha yang dimiliki oleh masing-masing anggota. Pasalnya, hampir semua anggota yang tergabung di dalam SHG Solo Juara ini memiliki usaha.

Hal ini dikarenakan, PPRBM yang menaungi SHG Solo Juara ini selalu memberikan pelatihan-pelatihan kepada anggota. Pelatihan yang diberikan mulai dari latihan menjahit, masak, membuat sangkar burung, membuat handicraft, dan lain sebagainya.

Ketika ditanya apa harapan dari SHG Solo Juara di Hari Difabel Sedunia tersebut? Ratna pun menjawab pihaknya ingin diberi kemudahan dalam aksesbilitas. Misalnya di tempat-tempat umum supaya diberi akses upaya para difabel bisa menjangkau.

Dwi Hastuti