JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Solo 24 Jam Menari Digelar, 4 Penari Ini Bakal Menari 24 Jam...

Solo 24 Jam Menari Digelar, 4 Penari Ini Bakal Menari 24 Jam Tanpa Henti

606
BAGIKAN
UCAPAN SELAMAT-Dosen ISI Surakarta, Wahyu Santoso Prabowo (kiri) menerima ucapan selamat dari sejumlah peserta dan penonton "Solo Menari 24 JAM" atas keberhasilannya menari 24 jam non stop yang diakhiri dengan tarian di teater terbuka kawasan ISI Solo, Selasa (30/4). Joglosemar/Yuhan Perdana
UCAPAN SELAMAT-Dosen ISI Surakarta, Wahyu Santoso Prabowo (kiri) menerima ucapan selamat dari sejumlah peserta dan penonton “Solo Menari 24 JAM” atas keberhasilannya menari 24 jam non stop, Selasa (30/4/2013). Joglosemar/Yuhan Perdana

SOLO – Peringatan Hari Tari Dunia di Solo yang ditandai dengan gelaran Solo 24 Jam Menari resmi dibuka pagi tadi oleh Rektor Institut Seni Indonesia Solo, Prof Dr Sri Rochana Widyastutiningrum.

Event yang melibatkan sekitar 3.000 penari ini dimulai dari pukul 06.00 WIB pagi tadi dengan penampilan Anggono Kusumo dari ISI Solo dengan tarian Toya.

Nantinya Anggono beserta tiga penari lainnya akan menampilkan tarian selama 24 jam tanpa henti. Setelah Anggono, tarian selanjutnya akan dibawakan Stepanus Adi Pratiswa dari Lubuk Linggau dengan tari Namastea.

Selanjutnya, Alfiyanto dari ISI Bandung dengan tari Sang Penjaga dan penari terakhir Abdul Rochim dari DKI Jakarta dengan tari Tandang.

Tak hanya melibatkan penari lokal beberapa penari merupakan penari nasional yang mumpuni, seperti Jan Malibela dari Suku Malamoi (Papua), Sawitri (penari Topeng Sabrang Lor, Tegal), Mulyani (penari Bedaya, Solo), Temu (penari Gandrung Banyuwangi), dan sebagainya.

Selain di kampus ISI Solo, Solo 24 Jam Menari juga digelar di beberapa titik di Kota Solo, seperti di Jalan Jenderal Sudirman dan beberapa mal. Tak hanya itu, di akhir acara akan digelar seminar tentang tari.

Sika Nurindah