JOGLOSEMAR.CO Lifestyle Belanja Rumah Akik Ngrojo, Sentra Industri Batu Hias di Kulonprogo

Rumah Akik Ngrojo, Sentra Industri Batu Hias di Kulonprogo

329
BAGIKAN
Ilustrasi | Joglosemar/Mohammad Ayudha
Ilustrasi | Joglosemar/Mohammad Ayudha

JOGJA – Untuk mengembangkan usaha kreatif di bidang perbatuan di Daerah Istimewa Yogyakarta, kini sudah berdiri Rumah Akik Ngrojo.

Rumah yang menempati area sekitar 1.000 meter persegi tersebut akan diresmikan oleh Bupati Kulonprogo, dr H Hasto Wardoyo Sp.OG (K), Sabtu 11 Juli 2015.

Ide pembuatan rumah akik yang diharapkan akan menjadi sentra industri batu hias itu datang dari seorang pengusaha A Karjono selaku pemilik lahan.

Lokasinya di Ngrojo, sebelah barat Kali Progo, atau sebelah timur perempatan Nanggulan.

“Saya beli lahan bekas pemotongan ayam itu setahun lalu, sejak itu saya tidak tahu mau dipergunakan untuk apa. Kebetulan ini batu akik masih booming, dan kebetulan di Yogyakarta khususnya di Kulonprogo sebagai penghasil batu hias belum memiliki sentra seperti itu,” katanya.

Menurut Karjono, Rumah Akik Ngrojo akan menampung tidak kurang dari 30 perajin dan pedagang batu akik yang tergabung dalam Paguyuban Giri Sela Aji.

“Saya senang anak-anak muda kreatif terlibat dalam kegiatan ini, karena selama ini saya dengar mereka sudah berusaha mandiri, sedangkan tempat untuk berkumpul belum punya,” katanya.

“Tidak perlu membandingkan dengan sentra akik Rawabening di Jatinegara yang sudah tingkat internasional, yang penting mari kita berkarya di rumah ini, saling berbagi pengalaman, sehingga para pembeli akan mendapatkan barang berkualitas,” katanya.

Sementara itu, Ignatius Sawabi selaku Direktur Pengelola Rumah Akik Ngrojo mengatakan ke depan tidak hanya batu akik yang bisa dikembangkan di rumah itu.

“Ya namanya memang Rumah Akik, tetapi sangat mungkin kami akan pergunakan untuk pengembangan bidang yang lain. Kami siapkan ruangan untuk diskusi pertanian, dan kesenian-kesenian lain. Silakan pergunakan rumah itu dengan baik,” katanya.

Tribun Jogja