JOGLOSEMAR.CO Lifestyle Female Pentingnya Waktu Privasi Ayah dan Ibu

Pentingnya Waktu Privasi Ayah dan Ibu

28
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

SOLO– Bagi sebagian pasangan yang sudah memiliki buah hati tentu saja perhatian dan waktu akan banyak tercurah untuk si kecil. Bahkan, seolah tidak ada lagi untuk menghabiskan waktu berduaan. Terkadang tidak ada waktu yang dimiliki untuk berduaan menjadikan kehangatan dan kemesraan antara suami istri menjadi berkurang.

Seperti yang dikeluhkan Candra (30) warga Kadipiro. Sejak kehadiran buah hati,  dia mengaku sulit mencari waktu berduaan dengan istri. Bahkan sekadar nonton bareng sekarang harus benar-benar direncanakan dengan matang, anak akan dititipkan kepada siapa, dan banyak keribetan lainnya. Meskipun dia masih tinggal bersama orangtua, tetapi mereka juga memiliki kesibukan sehingga tak bisa sewaktu-waktu dititipi anaknya.

“Apalagi anak saya itu termasuk anak yang aktif, jadi kalau mau ditinggal-tinggal harus pikir panjang dulu,” katanya kepada Joglosemar.

Hal serupa juga dirasakan oleh Gani (35) warga Boyolali. Bisa dikatakan, dia hampir tak memiliki waktu berduaan dengan istrinya.

Kedua buah hatinya selalu membutuhkan perhatian, sehingga mereka tak pernah menikmati waktu berdua dengan istri. Bahkan hanya keluar makan saja harus mengajak anak-anak. Apalagi mereka tak memiliki pembantu di rumah, sehingga kemanapun kedua anaknya harus diajak.

“Ya ke mana-mana harus bawa anak, tetapi memang ini konsekuensinya mau bagaimana lagi,” tuturnya.

Meski anak adalah prioritas utama dalam kehidupan, tetapi, menjaga hubungan suami-istri merupakan hal penting yang tidak boleh dilupakan. Sebenarnya, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk tetap menjaga kualitas hubungan suami istri. Setiap pasangan butuh waktu bersama khusus untuk mengetahui perkembangan masing-masing. Jadi, waktu singkat hanya berdua sungguh sangat berharga untuk mewujudkan kehidupan rumah tangga yang bahagia.

“Sebenarnya waktu untuk berdua dengan pasangan suami istri ini penting supaya rumah tangga tetap bahagia,” ujar Psikolog Keluarga Sehati, Farida Nuraini.

Mudah Dijangkau

Sebenarnya waktu privasi antara ayah dan ibu bisa diatur. Antara lain dengan mengatur waktu yang tepat untuk berdua bersama suami. Pastikan tidak ada pekerjaan yang penting dilakukan saat itu. Buat kesepakatan mengenai waktu dan tempat. Sebaiknya, pilih tempat yang mudah dijangkau supaya lebih tenang jika ada keperluan mendadak untuk kembali ke rumah.

Tidak dapat dimungkiri, bahwa orangtua akan merasa cemas ketika meninggalkan anak untuk sementara waktu. Oleh karena itu, minta bantuan orang lain yang dapat dipercaya untuk menjaga anak-anak. Jangan lupa ketika akan menikmati waktu berdua sempatkan untuk berpamitan.

Hal yang sering menjadi topik pembicaraan antara suami dan istri adalah rumah tangga dan anak. Sesekali, fokuskan pikiran pada apa yang sedang dilakukan. Nikmatilah waktu berdua dengan sepenuh hati. Singkirkan kekhawatiran mengenai anak-anak yang mungkin rewel di rumah.

Menikmati waktu berdua tidak berarti harus keluar rumah. Menikmati waktu berdua bisa dengan berbincang-bincang sambil santai di rumah. Saling menceritakan beban pikiran dan masalah yang mengganggu, bisa meringankan ketegangan yang dirasakan. Tri Sulistiyani