Puluhan Siswa SD Keracunan Kue Ulang Tahun

Puluhan Siswa SD Keracunan Kue Ulang Tahun

27
 9 siswa SDN Kebonromo II, Ngrampal yang menjadi korban keracunan setelah menyantap cilok dari pedagang asongan, Rabu (3/2) sudah pulih. Foto: Wardoyo
Ilustrasi

KULON PROGO–Puluhan siswa SDN III Kalipetir, Desa Margosari, Kecamatan Pengasih, mengalami keracunan akibat makan kue ulang tahun.

Kapolsek Pengasih Kompol Kuswanto di Kulon Progo, Sabtu (13/8/2016), mengatakan ada salah satu guru kelas IV SD Negeri III Kalipetur, siswa memberikan kejutan dengan menyediakan kue ulang tahun.

“Kue ulang tahun dibeli dari salah satu pedagang kue di Pasar Wates. Saat masuk kelas, siswa memberikan kejutan gurunya. Setelah itu, kue dimakan bersama sebanyak 35 siswa, setelah mengkonsumsi kue tersebut mereka merasa pusing, sakit perut, dan mual-mual,” kata Kuswanto.

Ia mengatakan setelah kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Pengasih dan minta tolong supaya dibawa ke Puskemas II.

“Setelah mendapatkan perawatan, sebanyak enam siswa yang harus dirujuk ke RSUD Wates karena mereka masih merasa mual dan panas. Sedangkan sisanya diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan,” katanya.

Kuswanto mengatakan berdasarkan keterangan dokter yang menangani korban keracunan, dugaan sementara disebabkan oleh kue ulang tahun. Berdasarkan keterangan, kue ulang tahun yang dibeli pada Kamis (12/8) oleh salah seorang siswa, kue tidak dimasukan ke dalam kulkas sehingga menjamur. Kue tersebut sudah tidak layak konsumsi.

“Kami masih menyelidiki, apakah dalam kasus ini ada unsur kesengajaan atau tidak,” katanya.

Salah satu guru SD Negeri III Kalipetir Tutik Rahayu mengatakan kue ulang tahun tersebut dibeli anak-anak untuk memberikan kejutan bagi salah satu guru yang sedang ulang tahun.

“Kue tersebut dibeli siswa melalui salah satu wali murid dari seorang pedagang di Pasar Wates,” katanya.

Antara

Advertisements
BAGIKAN