Pete’s Dragon : Kasih yang Tulus dari Naga Hijau

Pete’s Dragon : Kasih yang Tulus dari Naga Hijau

93

110916-pees-dragon-sumber-facebook-1

Grace mulai mencari-cari dari mana sebenarnya Pete berasal.

Apa jadinya jika seorang anak tumbuh dan besar di dalam hutan?  Tentu sudah tidak asing lagi. Pikiran kita tentu langsung melayang ke tokoh Tarzan, karakter rekaan Edgar Rice Burroughs. Atau, tokoh Mowgli, anak didikan rimba, karakter rekaan Joseph Rudyard Kipling.

Setelah sukses merilis  kisah Mowgli dalam The Jungle Book, awal tahun 2016, Disney kembali mengajak anak-anak untuk berpetualang di hutan. Tapi,  bukanlagi kisah Mowgli. Melainkan, kisah seorang anak yang “dibesarkan” oleh seekor naga, Pete’s Dragon.

Di Amerika, film Walt Disney Pictures ini dirilis pada Agustus lalu. Film ini merupakan versi modern dari film fantasi klasik berjudul sama rilisan tahun 1977 yang bersumber dari cerita pendek karya Seton Miller.

Seperti dilansir Filmbioskop, baru-baru ini, selama bertahun-tahun, seorang pemahat kayu bernama Meacham (Robert Redford) telah membahagiakan anak-anak di sekitarnya. Yakni, dengan selalu membagikan cerita tentang naga menakutkan yang tinggal jauh di dalam hutan Northwest Pacific.

Sementara bagi putrinya Grace (Bryce Dallas Howard) yang bekerja sebagai seorang penjaga hutan, cerita ini tidak lebih dari sebuah cerita, hingga dia bertemu dengan Pete (Oakes Fegley).

Pete adalah seorang anak laki-laki misterius berusia 10 tahun, hidup tanpa orangtua dan tanpa rumah. Pete mengaku, bahwa dia telah hidup di hutan bersama naga hijau raksasa bernama Elliott.

Dari pernyataan Pete ini, Elliott sepertinya ada kaitan dengan cerita naga yang sering disampaikan oleh Meacham. Lalu, dengan bantuan seorang anak gadis berusia 11 tahun bernama Natalie (Oona Laurence), anak dari Jack, si pemilik pabrik kayu lokal, Grace mulai mencari-cari dari mana sebenarnya Pete berasal. Siapa orangtuanya, dan mencari kebenaran tentang naga yang diceritakannya. 

Khawatir

Hingga, mereka bertiga, Meacham, Grace, Natalie diajak oleh Pete untuk menemui sang “penjaganya.” Dalam trailer-nya, mereka bertiga sangat terkejut dengan penampakan naga hijau Elliot.

Namun, kisah ini tidak berakhir begitu saja. Keberadaan si Elliot membuat warga dan polisi yang tinggal tak jauh dari hutan mulai khawatir. Mereka lalu berusaha mencari naga tersebut dengan mengerahkan segala kekuatan dan senjata.

Dalam keadaan terdesak itu, Elliot balik menyerang ke para pemburunya. Naga terbang itu juga menyemburkan api dari mulutnya yang membuat semua panik.

Akankah Elliot berhasil selamat? Bagaimana dengan nasib Pete? Simak saja petualangan Pete dengan orangtua asuhnya, si naga hijau di bioskop terdekat. 

Teknologi CGI

Selain alur cerita yang menarik, film ini juga menggunakan teknologi yang terbaru. Seperti dilansir Muvilla, jika versi klasiknya menggabungkan live-action dengan animasi, kali ini live-action akan digabungkan dengan Computer-Generated Imagery (CGI).

Efek visual dalam film ini ditangani oleh WETA DIGITAL, perusahaan efek visual milik oleh Peter Jackson (sutradara trilogi The Lord of the Rings dan The Hobbit) yang berbasis di Selandia Baru, sama dengan latar syuting film ini.

Film ini disutradarai oleh David Lowery (St Nick), dan turut mengembangkan skenarionya bersama Toby Halbrooks. Sejumlah artis yang membintangi film ini adalah Karl Urban, Robert Redford, Wes Bentley, Craig Hall, Jim McLarty, dan Tim Wong.

Makin penasaran kan? Yuk siapkan waktu untuk menontonnya di bioskop. Rencananya film ini akan diputar pada 14 September di Tanah Air.  Adik-adik juga bisa ikut nonton karena kita bisa belajar mengenai persahabatan, kesetiaan, kasih sayang. Tentu saja, kalau mengenai keserakahan tidak perlu ditiru. selamat menonton.

Amrih Rahayu

BAGIKAN