Ini Dia Cara tepat Pilih Makanan Untuk Pasien Kanker

Ini Dia Cara tepat Pilih Makanan Untuk Pasien Kanker

30
KOSTUM KREATIF-Sejumlah anak penderita kanker tampil rinag dengan mengenakan model pakaian kreatif berupa anyaman pada kegiatan yang digelar oleh Komunitas Red Batik di RSUD. Moewardi, Rabu (20/11). Joglosemar/Yuhan Perdana
Anak-anak penderita kanker – Joglosemar/Yuhan Perdana

Semua orang pasti ingin tetap sehat dan tetap bisa beraktivitas seperti biasanya. Hanya saja, tanpa disadari kebiasaan masyarakat dewasa ini telah merangsang pertumbuhan sel kanker dan bermutasi menjadi ganas.

Salah satunya dari sisi makanan. Sebagian orang tanpa sadar mengonsumsi makanan yang bersifat karsinogenik. Zat berbahaya yang berada di dalam makanan itu akan mengendap dan tidak bisa dikeluarkan oleh tubuh. Dalam jangka waktu tertentu sel tersebut akan bermutasi dan timbullah penyakit kanker.

Karsinogenik bisa ditemukan pada pewarna makanan, pengawet, penambah rasa atau monosodium glutamat (MSG), dan sejumlah makanan yang sering kita temukan di sekitar kita. Memang perlu waktu belasan hingga puluhan tahun sel kanker itu menunjukkan gejala. Hal itulah yang membuat seseorang tidak sadar dan tahu-tahu divonis mengidap kanker.

Baca Juga :  Gedung B Diresmikan, RS PKU Surakarta Tambah Ruang Hemodialisa

Ahli Gizi Rumah Sakit Islam (RSI) Surakarta, Anita Safar Cahyani, Amg mengungkapkan para pasien kanker memerlukan penanganan khusus dalam hal nutrisi. Semuanya disesuaikan dengan kondisi pasien dan juga tingkat keganasan kankernya.

“Prinsipnya, menu makanan yang diberikan kepada pasien kanker adalah kaya antioksidan. Anti oksidan ini berfungsi untuk menekan radikal bebas penyebab kanker. Jika pasien kanker mengonsumsi antioksidan, maka pergerakan sel kankernya relatif bisa dibatasi,” kata Anita kepada Joglosemar, kemarin.

Baca Juga :  Besok, RS PKU Muhammadiyah Resmikan Gedung B

Dari manakah kita bisa menemukan antioksidan? Dia mengatakan zat yang sangat bagus bagi tubuh manusia itu bisa ditemukan di sayuran dan buah-buahan. Oleh karena itu, pasien memang disarankan untuk memperbanyak konsumsi sayuran dan buah dibandingkan dengan karbohidrat serta lemak.

1
2
3
BAGIKAN