Influenza Mengancam, Apa Solusinya?

Influenza Mengancam, Apa Solusinya?

35

 

2211-kesehatan-1

Ilustrasi

Influenza Mengancam, Apa Solusinya?

Musim penghujan telah tiba dan intensitasnya pun semakin tinggi. Bahkan, sejumlah wilayah di Solo dan sekitarnya sempat terendam banjir dan memaksa warganya mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Perubahan suhu dan curah hujan terlalu drastis seperti sekarang ini, juga sering menyebabkan kekebalan tubuh menurun. Sehingga berbagai penyakit, seperti influenza, batuk, pilek, dan diare menjadi bisa mudah menyerang.

Dokter Umum RS Kasih Ibu Surakarta, dr Romadhona Permatasari, SSi mengungkapkan, dengan curah hujan tinggi yang terjadi di penghujung tahun ini penyakit-penyakit tersebut cenderung menunjukkan tren peningkatan dan influenza menduduki peringkat teratas. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak pun juga terserang penyakit tersebut.

Baca Juga :  Besok, RS PKU Muhammadiyah Resmikan Gedung B

“Kalau soal influenza atau biasa disebut flu merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus golongan RNA dan menyerang manusia, unggas, serta hewan mamalia lainnya. Biasanya dapat ditularkan melalui droplet inhalasi/udara seperti batuk dan bersin,” katanya kepada Joglosemar, beberapa waktu lalu.

Dokter yang akrab disapa Dhona ini menjelaskan, influenza memiliki gejala-gejala seperti demam/menggigil, batuk pilek, nyeri tenggorokan, nyeri otot, nyeri kepala, hingga mual dan muntah.

Karena penyebabnya adalah virus, maka influenza tergolong pada self limiting disease yakni penyakit yang akan sembuh dengan sendirinya.

Hanya saja, masyarakat tidak boleh menganggap enteng influenza karena tidak menutup kemungkinan disertai infeksi sekunder.

Baca Juga :  Gedung B Diresmikan, RS PKU Surakarta Tambah Ruang Hemodialisa

Infeksi sekunder ini dapat terjadi ketika imunitas penderita menurun sehingga menjadi lebih mudah terserang infeksi lainnya. Seperti infeksi yang menyebabkan pneumonia.

“Nah, penyakit flu yang disebabkan oleh infeksi virus tidak selalu memerlukan antibiotik. Di mana, antibiotik tersebut hanya diberiann pada flu yang disertai dengan infeksi sekunder seperti pneumonia,” tegas dia.

Hal itu disebabkan sifat flu yang bisa sembuh sendiri. Sehingga pasien hanya diberikan obat penurun demam, pilek multivitamin serta disarankan mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan seperti yang terdapat pada sayur dan buah. Pasien juga diminta untuk istirahat yang cukup agar kekebalan tubuhnya bisa naik secepatnya.

1
2
3
BAGIKAN