JOGLOSEMAR.CO Hiburan Rehat Supaya Menumpang Menjadi Nyaman, Ini yang Wajib Dilakukan

Supaya Menumpang Menjadi Nyaman, Ini yang Wajib Dilakukan

105
BAGIKAN
ilustrasi : todaycom
ilustrasi. Foto : todaycom

Saling membantu kesulitan saudara adalah hal yang mulia. Di Indonesia ada budaya merantau ke kota untuk mendapatkan pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik.

Pada awal mengadu nasib ke luar kota seringkali harus numpang di rumah saudara. Tetapi, adakalanya menumpang di rumah saudara ini membuat perasaan tidak enak.

Ratih (22) misalnya, sejak masuk kuliah 4 tahun yang lalu dia harus numpang di rumah pamannya yang ada di Solo.

Sebenarnya, bisa saja dia indekos sendiri, tetapi kedua orangtuanya yang berada di Sumatera, lebih senang menitipkan putrinya itu di rumah sang paman.

Begitupula dengan pamannya yang tinggal di daerah Banjarsari, Solo yang meminta dia tinggal di rumahnya saja. Sekaligus menemai putri pamannya yang masih duduk di bangku SMA.

“Kalau dibilang nyaman ya nyaman, tetapi kadang juga ga enak. Mereka sebenarnya baik tetapi malah ga enak karena bagaimanapun saya numpang,” katanya kepada Joglosemar, Senin (28/11/2016).

Sementara itu Rini (38), sejak 2 tahun lalu kedatangan keponakannya dari Kudus dan harus kuliah di Solo. Sebenarnya dia tidak keberatan, putra kakaknya itu tinggal di rumahnya.

Pada awalnya, dia merasa tidak enak dengan suaminya, meskipun sebenarnya suaminya tidak keberatan.

Namun demikian, dia merasa senang lantaran keponakannya adalah anak yang rajin dan sopan. Bahkan sekarang dia dan keluarga merasa terbantu dengan keberadaan keponakannya itu.

“Misalnya berhalangan harus menjemput sekolah si kakak, keponakan dengan senang membantu menjemput kakak dari sekolah,” ujarnya.

Ketika ada saudara yang ingin menumpang di rumah sebelumnya memang harus ada kesepakatan antara suami dan istri sekaligus dengan yang akan tinggal di rumah. Sikap keterbukaan dan komunikasi penting dijaga.