JOGLOSEMAR.CO Komunitas Mengenal Barongsai Tri Pusaka, Regenerasi Jalan, Piala Juara Berjejeran

Mengenal Barongsai Tri Pusaka, Regenerasi Jalan, Piala Juara Berjejeran

87
Sekelompok anak-anak muda yang energik dan berprestasi. Itulah yang pantas untuk menyebut sebuah Komunitas Barongsai Tri Pusaka. Foto : Istimewa
Sekelompok anak-anak muda yang energik dan berprestasi. Itulah yang pantas untuk menyebut sebuah Komunitas Barongsai Tri Pusaka. Foto : Istimewa

Sekelompok anak-anak muda yang energik dan berprestasi. Itulah yang pantas untuk menyebut sebuah Komunitas Barongsai Tri Pusaka. Anak-anak yang tergabung dalam komunitas ini selalu semangat saat latihan.

Apalagi menjelang lomba dan kompetisi Barongsai mereka akan berlatih mati-matian tiap hari. Tidak heran,  kalau mereka langganan juara setiap ikut kompetisi.

Bermain barongsai membutuhkan kekuatan, konsentrasi dan kedisiplinan. Itulah yang diperlukan bagi seorang pemain barongsai. Menjalani hobi bermain barongsai dan liong itulah yang dilakukan oleh 70 orang anak ini.

Sejak tahun 1999 komunitas ini berdiri sudah mampu menarik perhatian banyak orang. Hingga saat ini, komunitas tersebut terus berkembang seiring dengan semakin dibukanya keran demokrasi dan kebebasan.

“Sejak tahun 1999 berdiri memang anggota sudah beregenerasi,”  kata Agus Yunianto,  salah satu pelatih Komunitas Barongsai Tri Pusaka.

Saat ini barongsai sudah masuk ajang Pekan Olahraga Nasional (PON). Sehingga, anggota Tri Pusaka kemudian semakin bersemangat untuk terus berlatih supaya mendapatkan prestasi di ajang PON.

Komunitas Barongsai Tri Pusaka saat tampil di salah satu pusat perbelanjaan di Solo. Foto : Istimewa
Komunitas Barongsai Tri Pusaka saat tampil di salah satu pusat perbelanjaan di Solo. Foto : Istimewa

Selain itu, berbagai perlombaan barongsai dan liong yang pernah diikuti mereka selalu mendapatkan juara. Ratusan pialapun berjajar menghiasai markas mereka.

Tak hanya beraksi di perlombaan saja. komunitas ini juga sering pentas di berbagai acara. Apalagi saat mendekati imlek ini dalam sebulan bisa puluhan acara mereka diundang untuk beraksi.

Anggota komunitas ini terdiri dari berbagai umur. Mulai dari TK hingga dewasa. Bahkan ada anggota yang sebenarnya sudah bekerja dan disela-sela kesibukannya tetap menyempatkan diri berlatih barongsai.

Sekelompok anak-anak muda yang energik dan berprestasi. Itulah yang pantas untuk menyebut sebuah Komunitas Barongsai Tri Pusaka. Foto : Istimewa
Sekelompok anak-anak muda yang energik dan berprestasi. Itulah yang pantas untuk menyebut sebuah Komunitas Barongsai Tri Pusaka. Foto : Istimewa

Meskipun Barongsai merupakan seni yang berasal dari etnis Tionghoa, tetapi anggota komunitas ini justru 75 persen anggotanya dari etnis Jawa.

Bahkan keanekaragaman agama dan budaya juga mewarnai komunitas ini. Sehingga, komunitas ini juga menggambarkan persatuan multietnis dan agama yang bekerjasama dalam tim barongsai untuk meraih prestasi bersama.

1
2
BAGIKAN