JOGLOSEMAR.CO Hiburan Movie Film 212 Warrior ‘Wiro Sableng’ Digarap Rumah Produksi Hollywood

Film 212 Warrior ‘Wiro Sableng’ Digarap Rumah Produksi Hollywood

320
BAGIKAN
Wiro Sableng. Foto : google

SOLO – 20th Century Fox lewat salah satu anak rumah produksinya, Fox Intl. Prods, akan membuat film di Indonesia tentang karakter fiksi pendekar silat legendaris Wiro Sableng.

Film yang akan diberi judul 212 warrior – berdasarkan  dari buku berseri terkenal tentang seni bela diri Indonesia, Wiro Sableng, karangan Bastian Tito – merupakan produksi pertama mereka di Indonesia atas terjalinnya kerja sama dengan rumah produksi Indonesia, Lifelike Pictures.

Dua rumah produksi ini nantinya akan mengembangkan, memproduksi, dan mempromosikan film ke seluruh pulau di Indonesia dan jika memungkinkan sampai ke negara-negara lain, seperti yang dilansir Variety.

Film yang akan memulai produksinya pada tahun ini akan diproduseri oleh Sheila Timothy dengan eksekutif produser, Michael J Werner, mantan ketua Forissimo Films yang juga merupakan konsultan untuk FIP. Bagian adaptasi scenario akan ditulis oleh Timothy, Tumpal Tampubolon, dan Seno Gumira Ajidarma.

Sedangkan dibangku sutradara akan diisi oleh Angga D Sasongko dengan dibantu oleh Yayan Ruhian, seorang koreografer yang juga ikut andil dalam pembuatan film “The raid.”

Untuk pemainnya sendiri, deretan aktor dan aktris berbakat siap meramaikan antara lain; Marsha Timothy, Sherina Munaf, dan Vino G bastian, yang juga anak dari penulis novel ini, akan memerankan tokoh utama, Wiro Sableng.

“Menggabungkan pengetahuan kami tentang pasar Indonesia dan keahlian FIP dalam membaca selera penonton, ‘212 warrior’ akan  memuaskan keinginan penonton Indonesia terhadap kualitas film yang baik,  (Presiden FIP) tomas Jegeus, Michael Werner dan saya setuju untuk membuat film “212 Warrior” menjadi sebuah film komersial yang besar. Kami berharap untuk memperluas kerjasama seri ini.” Ungkap  Timothy.

FIP sendiri telah banyak menjalin kerjasama dalam pembuatan film di Asia antara lain; Film Korea “The Yellow Sea” dan film untuk festifal Cannes 2016 “Ratapan.”

Fajar Ardiansah