JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Internasional Gunung Es Raksasa di Antartika Retak, Panjang Capai 160 Kilometer

Gunung Es Raksasa di Antartika Retak, Panjang Capai 160 Kilometer

82
BAGIKAN
EVAKUASI—Tim SAR asal China menuruni helikopter untuk melakukan evakuasi penumpang kapal Akademik Shokalskiy, yang terjebak di lautan es Antartika, beberapa waktu lalu. Foto : REUTERS/Chris Turney
Reuters | Chris Turney | Handout via Reuters TV

ANTARTIKA – Para peneliti ungkap retakan besar yang muncul di salah satu  gunung es raksasa di Antartika telah meluas hanya dalam waktu dua minggu.

Diperkirakan panjang retakan itu saat ini telah melebihi 100 mil (160km) dari 1.900 mil persegi (5.000 km persegi) keseluruhan yang ada.

“Celah retakan ini diperkirakan bisa membuat bongkahan es besar terlepas dari induknya dalam beberapa bulan ke depan–jika tidak, saya akan kagum,” kata Adrian Luckman, profesor Universitas Swansea di Wales, sekaligus pemimpin Proyek Midas Inggris, seperti dilansir Dailymail, Selasa (21/2/2017).

Akibat semakin sering frekuensi munculnya celah retakan di Antartika, dikabarkan Research Station Halley VI terpaksa menutup pangkalan penelitian mereka yang ada di Antartika.

Hal ini tidak lepas dari kekhawatiran mereka jika sewaktu-waktu muncul jurang besar diatas pangkalan penelitian mereka.

“Kami yakin–meskipun orang lain tidak–bongkahan es yang semakin terkikis akan menjadi lebih tidak stabil dari yang sekarang,” ungkap Luckman.

Pemanasan global yang diciptakan manusia sendiri telah mengangkat suhu udara global dengan rata-rata sebesar satu derajat Celsius.

Menurut penelitian, pemanasan global diperkirakan telah mempercepat proses lengsernya gunung-gunung es yang ada di Antartika.

Pemanasan air laut yang telah mengikis bagian bawah ‘didukung’ dengan kenaikan suhu udara dalam melemahkan sebagian kecil dari gunung es tersebut

Andika Ahmad Bimantoro