230.700 Pelanggan Area Surakarta Tak Layak Terima Subsidi, Simak Penjelasan PLN Ini

230.700 Pelanggan Area Surakarta Tak Layak Terima Subsidi, Simak Penjelasan PLN Ini

26
ilustrasi

SOLO – Sebanyak 230.700 dari total 584.543 pengguna listrik di wilayah Surakarta yang selama ini menggunakan daya 450 VA dinilai tidak layak menerima subsidi.  Oleh karena itu, terhadap para pelanggan tersebut nantinya akan dilakukan penyesuaian.

Hal itu dikatakan oleh Manajer PLN area Surakarta, Leonardo Buntoro kepada wartawan, Kamis (30/3/2017).

Dia mengatakan, angka tersebut sebenarnya merupakan data dari  Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), dan masih perlu dilakukan validasi di tingkat lapangan.

Baca Juga :  Ini Dia Puncak HUT Mercedes-Benz Owners Corp Indonesia

Menurut Leonardo, saat ini untuk wilayah Surakarta, pelanggan yang menggunakan daya listrik 450 VA, pada hitungan terakhir Februari 2017 ada sebanyak 584.543 KK.

“Dari jumlah ini saja harus divalidasi di tingkat lapangan. Tujuannya agar pemerintah pusat bisa  tepat sasaran, sehingga subsidi yang diberikan tidak sampai diterima oleh orang yang salah,” ujar Leonardo Buntoro.

Lebih lanjut dikatakan Leonardo, fakta di lapangan saat ini, tidak semua pengguna listrik yang menggunakan daya 450 VA merupakan keluarga miskin. Untuk itulah, saat ini PLN di seluruh Indonesia sedang melakukan proses validasi data agar lebih valid lagi.

Baca Juga :  Pendataan Aset Mangkunegaran Fokus di Wilayah Karanganyar

“Sehingga nantinya pelanggan listrik yang benar-benar berhak menerima subsidi, langsung dapat dimasukkan ke dalam database pelanggan,” ujarnya.

Leonardo  menyebutkan, untuk saat ini dari total pelanggan yang menggunakan daya listrik 450 VA paling banyak terdapat di Sumber Lawang, Sragen, yakni sebanyak 64.982 KK. Sedangkan untuk wilayah Kota Solo sendiri jumlahnya sekitar 29.000 KK.

1
2
3
BAGIKAN