67.291 KK di Wonogiri Terancam Tak Bisa Miliki Rumah

67.291 KK di Wonogiri Terancam Tak Bisa Miliki Rumah

101
ilustrasi proyek

WONOGIRI—Puluhan ribu kepala keluarga (KK) di Wonogiri sampai saat ini belum memiliki rumah.

Lantaran terbentur peraturan, mereka yang bergaji setara atau di bawah upah minimum kabupaten/kota (UMK) mustahil memiliki rumah sendiri kendati dengan jalan kredit.

Program pemerintah melalui sejuta rumah murah bersubsidi juga dianggap tidak jelas. Hal ini kian menyurutkan keinginan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk bisa mempunyai rumah.

Wakil Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, Joko Purnomo, menilai, program sejuta rumah murah yang digulirkan Presiden Joko Widodo harus dibarengi regulasi yang membantu masyarakat berpenghasikan rendah.

Pasalnya, banyak rakyat kecil tidak bisa mendapatkan rumah murah karena syarat yang dinilai masih sangat memberatkan.

Baca Juga :  Motor Warga Temboro Tiba-tiba Hilang di Pinggir Hutan Pinus

“Sepanjang tidak ada regulasi pemerintah pusat melalui kementerian terkait yang fleksibel maka selamanya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ya tetap saja miskin karena tidak punya papan (rumah),” ungkap Joko Purnomo, anggota FPDI-P DPRD Jateng di Wonogiri, Senin (27/3/2017).

Ditemui Joglosemar di rumahnya di kawasan Bulusulur Wonogiri, Joko Purnomo menyebutkan, angka MBR di Wonogiri masih sekitar 67.291 KK.

Pihaknya mengaku kerap mendapat keluhan dari warga terkait sulitnya mendapatkan rumah subsidi. Mereka, ujar Joko, mengaku berminat dengan program rumah murah bersubsidi.

“Sudah lancar proses dengan pihak pengembang. Tapi terkendala pada pihak pembiayaan, dalam hal ini bank. Karena bank mensyaratkan minimal penghasilan adalah tiga kali angsuran. Jelas ini memberatkan. Mereka yang bergaji sekitar UMK tak bisa memiliki rumah. Gaji di bawah Rp 2 juta juga tidak bisa dapat rumah,” beber Joko.

Baca Juga :  Satu Pencuri Motor Hutan Pinus Tertangkap, Pelaku Beraksi di 12 Lokasi Berbeda

Kepala Bidang (Kabid) Perumahan dan Kawasan Pemukiman Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Wonogiri, Kasto, saat dikonfirmasi menyebutkan, di daerahnya total ada 326.929 kepala keluarga (KK) kurang mampu. Dari jumlah tersebut, 259.638 KK di antaranya tercatat sudah memiliki rumah.

“Sehingga, sampai saat ini angka kebutuhan rumah di daerah Wonogiri masih 67.291 rumah,” ujar Kasto.

Ketat

Salah satu warga, Haryanto, yang masuk dalam MBR yang belum memiliki rumah di Wonogiri, mengeluhkan ketatnya aturan untuk mendapatkan rumah murah melalui seleksi oleh pihak bank.

1
2
BAGIKAN