Banyak Anak-anak Lebih Suka Makanan dalam Kemasan, Penelitian Ini Jadi Jawabannya

Banyak Anak-anak Lebih Suka Makanan dalam Kemasan, Penelitian Ini Jadi Jawabannya

29
ilustrasi obesitas. Foto :smartpantsvitaminscom

SOLO – Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan fakta bahwa meningkatnya konsumsi makanan dalam kemasan, yang menyebabkan obesitas, dipengaruhi peran serta para pengiklan dalam menarik perhatian konsumen.

Dilansir Theguardian, Selasa (7/3/2017), Profesor Ilmu Saraf dari Universitas Cambridge, Wolfram Schultz menjelaskan peran serta iklan serta bungkusan yang berwarna-warni menjadi faktor orang-orang tertarik untuk membeli serta mengkonsumsi makanan  kemasan dalam jumlah banyak.

“Kita seharusnya tidak mengiklankan, menyebarkan atau mendorong orang-orang untuk konsumsi kalori yang tidak perlu,” kata Schultz pada konferensi pers.

Baca Juga :  Inilah Manfaat Meditasi Bagi Tubuh

Penelitian dari Ofcom menunjukkan bahwa anak-anak berusia 5 sampai 15 tahun menghabiskan sekitar 15 jam dalam sepekan untuk online serta menghabiskan banyak waktu menonton TV. Maka tak mengherankan jika banyak anak-anak yang lebih suka makanan dalam kemasan, karena terpikat iklan yang ada.

“Harus ada cara untuk mengatur keinginan untuk mengkonsumsi banyak kalori. Kita tidak perlu kalori ini (dalam makanan kemasan),” ucap Schultz.

Baca Juga :  Inilah Manfaat Meditasi Bagi Tubuh

Dalam konferensi pers itu juga Schultz menegaskan untuk tidak terlalu mudah tertarik dengan iklan.

“Pembungkus yang berwarna-warni tentu saja menarik perhatian anda untuk membeli lebih banyak barang yang dan menyimpanya di lemari es, setiap kali anda membuka lemari es dan akhirnya akan makan dan makan terlalu banyak.”

Andika Ahmad Bimantoro

BAGIKAN