JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Hukum & Kriminal Buronan asal Sangkrah Ditembak Polisi, Terakhir Beraksi Gondol Empat Burung Hias di...

Buronan asal Sangkrah Ditembak Polisi, Terakhir Beraksi Gondol Empat Burung Hias di Kerten

286
ilustrasi

SOLO—DPO alias buron pelaku pencurian di Kota Solo dan Boyolali, Pipit Supriyanto, warga Kelurahan Sangkrah RT 2 RW XII, Pasarkliwon, Solo, tertangkap aparat Polresta Surakarta.

Polisi terpaksa menghadiahi pelaku dengan timah panas yang menghujam di kaki kanannya.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Surakarta Kompol Agus Puryadi, pelaku merupakan spesialis pencurian dengan pemberatan (curat) yang beroperasi di permukiman warga, indekos, serta rumah kosong.

“Kalau sudah beraksi, apapun bisa diambil. Pokoknya kalau keluar harus mendapatkan barang berharga. Untuk kali ini dia mendapatkan empat ekor burung hias berdasarkan laporan pencurian di sebuah rumah di Jalan Duku No 4 RT 1 RW XII, Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan awal bulan Februari lalu,” ungkapnya, Senin (27/3/2017).

Dalam melancarkan aksinya, pelaku bekerja sama dengan rekannya berinisial AP yang saat ini masih buron.

“Pelaku merupakan residivis kasus serupa dan sempat ditahan selama 15 bulan. Kalau menurut pengakuan pelaku, dia dan rekannya hanya melakukan aksi tiga kali, satu kali di Boyolali dan yang dua di Solo,” imbuh Agus.

Dari tangan pelaku diamankan barang bukti sebuah handphone yang merupakan hasil kejahatan mereka.

Pelaku selanjutnya dijerat pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan, ancamannya hukuman tujuh tahun penjara.

Sementara itu, dalam melancarkan aksinya, pelaku mengaku merusak gembok pagar rumah terlebih dulu menggunakan kunci L, setelah itu masuk ke dalam rumah.

“Karena kemarin keburu pagi, saya cuma sempat mengambil empat ekor burung dan HP di dalam kamar. Sebelum beraksi, saya bersama teman saya nongkrong dulu di dekat rumah tersebut selama tiga hari. Ternyata kebiasaan pemilik rumah itu keluar kalau pas Subuh, kemudian hari keempat baru kami beraksi,” kata Pipit Supriyanto.

Triawati Prihatsari Purwanto