JOGLOSEMAR.CO Foto Peringatan Earth Hour 2017 di Solo, Gerimis Halangi Penyalaan Lampion

Peringatan Earth Hour 2017 di Solo, Gerimis Halangi Penyalaan Lampion

50
BAGIKAN
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
PERAYAAN EARTH HOUR – Warga bersiap menerbangkan lampion saat digelar malam puncak perayaan Earth Hour di Solo Paragon Mall, Sabtu (25/3) malam. Kegiatan tersebut digelar sebagai kampanye penghematan energi.

Pemadaman sejumlah lampu penerangan selama 60 menit masih jadi puncak peringatan Earth Hour tahun ini. Di Solo, peringatan turut dimeriahkan pertunjukkan seni dan penerbangan lampion.

Jarum jam tepat menunjukkan pukul delapan lewat 30 menit malam, saat sejumlah lampu penerangan di lima ruas jalan protokol mendadak padam.

Selama 60 menit selanjutnya, kegelapan menemani para pengguna jalan yang melintas. Menjadikan lampu dari kendaraan roda dua maupun empat lebih terang dari biasanya.

Pemadaman lampu dari pukul 20.30-21.30 WIB tersebut sebagai puncak peringatan Earth Hour 2017 di Kota Solo, Sabtu (25/3) malam.

Tak hanya di jalanan, pemadaman lampu juga dilakukan di sejumlah pusat keramaian, salah satunya di Solo Paragon Mall, yang menjadi lokasi dilangsungkannya puncak Earth Hour Solo 2017.

Dengan mengusung tema Shine a Light on Climate Actionfrom Moment to Movement, aksi Earth Hour tahun ini seperti mengajak kepada masyarakat untuk mulai peduli dan mau mengambil langkah nyata menanggapi perubahan iklim di Bumi.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Surakarta, Achmad Purnomo menyampaikan bahwa peringatan Earth Hour lebih kepada untuk mengajak manusia agar peduli dengan perubahan iklim global dengan selalu hemat energi. “Kita harus ikut berpartisipasi dalam menyukseskan Earth Hour sebagai gerakan global hemat energi ini,” pesannya.

Pemadaman lampu di Solo Paragom Mall dimulai sesuai hitungan mundur dari Wakil Walikota. Serentak sebanyak 400 titik lampu di salah satu pusat perbelanjaan itu pun padam. Sebagai ganti penerangan, para relawan dan pengunjung menyalakan kemudian menerbangkan lampion.

Sayangnya, di tengah penyalaan lampion, hujan gerimis yang turun memaksa aksi penyalaan lampion dihentikan. Hal tersebut demi mencegah terjadinya hal yang tak diinginkan. Meski begitu, peringatan puncak Earth Hour 2017 di Kota Solo tetap berjalan lancar.

Bagaimana pendapat Anda..?