Super Unik, Yogie Hadirkan Sepatu dari Kulit Kayu, Seperti Ini Bentuknya

Super Unik, Yogie Hadirkan Sepatu dari Kulit Kayu, Seperti Ini Bentuknya

33
Kholishotu Syahidah
PRODUK EASTWOOD–Yogie Irawan memperkenalkan produk eastwood berupa kacamata dengan bingkai kayu dan sepatu dari serat kulit kayu beberapa waktu lalu.

Kreativitas menjadi tuntunan di era persaingan saat ini. Hal ini pula yang dilakukan Yogie Irawan dan kawan-kawannya dengan mengangkat bahan alam ke dunia fashion.

Bukan hal baru bagi seorang Yogie Irawan serta beberapa kawannya bersentuhan dengan bahan kayu.

Keakrabannya dengan limbah kayu, telah membuatnya menjadi produsen kacamata berbingkai kayu sejak 2012 lalu.

Berbahan dasar limbah kayu jati dan sonokeling, ia mengubah limbah kayu pembuatan gitar dan mebel menjadi bingkai kayu sesuai model yang paling banyak diminati pasar seperti dexter, pinisi, malaka, dan moris.

Tak mau berhenti berinovasi, kali ini Yogie mencoba menjajal serat kulit kayu sebagai bahan utama. Produk yang didesain berupa sepatu dengan model sneaker.

Baca Juga :  Begini Hasil Survei Nasional Literasi Pasar Modal

“Untuk produk sepatu ini saya berkolaborasi dengan Sarah Qunel, shoemaker artist from Solo. Kami beri nama Pepagan, yang merupakan kata lain dari kulit kayu atau bagian terluar dari kulit kayu,” jelas Yogie yang memiliki lokasi produksi di Puri Gading, Sukoharjo ini saat ditemui Joglosemar dalam acara kampanye Earth Hour The Sunan Hotel Solo baru-baru ini.

Produk sepatu dari kulit kayu. Foto: Khlishotu Syahidah

Sebagaimana produk kacamatanya yang mengusung merek Eastwood, ia optimistis Papagan bakal bisa mendapatkan penggemar hingga luar Jawa, bahkan luar negeri. Terbukti, meski baru dua bulan diluncurkan sepatu kulit kayu produksinya telah bisa diterima pasar lokal.

Bahan yang digunakan untuk pembuatan sepatu ini berupa serat kulit kayu yang telah diolah secara tradisional menjadi lembaran seperti kain.

Baca Juga :  BPR Gencarkan Produk Kredit Melawan Rentenir

Yogie menuturkan bahan tersebut merupakan warisan nenek moyang nusantara yang biasanya digunakan sebagai bahan pembuatan baju adat, media lukis dan berbagai kerajinan tangan.

Mengenai desain sepatunya, mereka mengadaptasi dari bentuk rumah Gadang yang merupakan rumah adat masyarakat Minangkabau di Provinsi Sumatra Barat.

Hal ini sesuai dengan tujuan mereka yang ingin mempresentasikan sebuah proses desain yang mengakar pada kearifan lokal budaya Indonesia.

Selanjutnya, sepatu unik ramah lingkungan ini bisa dijumpai di gerai Eastwood yang bertempat di Muara Market. “Untuk Pepagan ini kami jual dengan harga Rp 550.000,” ungkap Yogie yang ke depannya masih memiliki target untuk membuat outfit ramah lingkungan ini.

Khlishotu Syahidah

BAGIKAN