Bikin Trenyuh, Begini Ungkapan Korban-Korban Rumah Roboh Saat Menerima Santunan dari PMI

Bikin Trenyuh, Begini Ungkapan Korban-Korban Rumah Roboh Saat Menerima Santunan dari PMI

271
Tim PMI Sragen saat menyerahkan bantuan kepada korban rumah terbakar di Purwosuman, Sidoharjo, Rabu (5/4/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN- Paca musibah angin serta kebakaran beruntun yang melanda Sidoharjo dan Tanon, Palang Merah Indonesia (PMI) Sragen langsung bergerak. Tidak hanya menerjunkan relawan membantu evakuasi, PMI juga menyalurkan santunan kepada para korban.

Korban yang mendapat bantuan diantaranya Sarimin (51) warga Dukuh Wadok RT 5, Desa Kecik, Tanon. Ia kehilangan rumahnya yang roboh total digasak angin dahsyat pekan lalu.

Satu warga lain yang dibantu adalah Hartoyo (45) warga Dukuh Dawangan, RT 20, Purwosuman, Sidoharjo yang rumahnya luluh lantak dilalap si jago merah bersamaan dengan angin puting beliung.

Penyaluran santunan diberikan langsung oleh Kepala Markas PMI Sragen, Dwi Purwanto, Rabu (5/4/2017). Ia menyampaikan santunan itu diberikan sebagai wujud kepedulian PMI Sragen terhadap korban bencana alam yang kategori kerusakannya sangat berat.

Baca Juga :  Dahsyatnya Gerakan Koin NU di Sragen. Setahun, Tembus Rp 2 Miliar

“Harapan kami meski tidak seberapa, santunan ini bisa sedikit meringankan beban korban yang rumahnya roboh total. Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi mereka untuk bisa bangkit kembali,” paparnya didampingi Ketua Sukarelawan PMI, Endro.

Tim PMI Sragen saat menyerahkan bantuan kepada korban angin puting beliung yang rumahnya ambruk di Desa Kecik, Tanon, Rabu (5/4/2017). Joglosemar/Wardoyo

Mendapat bantuan itu, kedua korban mengaku berterimakasih atas kepedulian yang ditunjukkan PMI. Bahkan korban tak kuasa menitikkan air mata saat menerima santunan.

Sebelumnya, Sekda Tatag Prabawanto juga menyampaikan dua korban yang rumahnya ambruk itu akan diupayakan bantuan rehab dari dana Matra di UPTPK. Bantuan rehab bahkan langsung sudah diserahkan selang tiga hari sejak kejadian.

Baca Juga :  Semua Kodim Diminta Dorong Tanam Jagung, Danrem : Saatnya Hentikan Impor!

“Terimakasih Mas. Atas bantuan media juga sehingga ada kepedulian dan bantuan dari banyak pihak. Sekali lagi kami sampaikan terimakasih, ” ujar Sarimin.

Sejak terekspos media, bantuan dan empati untuk korban puting beliung terparah di Kecik memang terus berdatangan. Selain dari BPBD dan Pemkab, sejumlah komunitas seperti Komunitas Asocho Jarang Pulang dan Fraksi Golkar DPRD Sragen juga langsung bergerak membantu sehari pasca kejadian. (#Wardoyo)

BAGIKAN