Dewan Minta Peresmian Pasar Klewer Tak Bergantung Presiden

Dewan Minta Peresmian Pasar Klewer Tak Bergantung Presiden

68
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
RENCANA PERBAIKAN JALAN – Pengendara sepeda motor melintas di jalan yang rusak di kawasan Pasar Klewer, Surakarta, Selasa (21/3). Ruas jalan dari Pasar Klewer hingga ke perempatan Coyudan rencananya akan diperbaiki.

SOLO – Wakil Ketua Komisi III DPRD Surakarta, Sugeng Riyanto meminta Pemkot bijak dalam memutuskan siapa yang bakal meresmikan Pasar Klewer.

Jika memang Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum memiliki waktu untuk meresmikannya, bisa juga diwakilkan pejabat sekelas menteri.

Penegasan ini disampaikan Sugeng terkait dengan masih terkatung-katungnya rencana peresmian pasar yang terbakar beberapa tahun lalu.

Di mana, awalnya Pemkot merencanakan peresmian pasar itu pada Maret lalu, namun hal itu terpaksa diundur dengan berbagai pertimbangan.

Utamanya adalah masalah fisik dan fasilitas yang belum siap. Alhasil, peresmian diwacanakan April ini. Hanya saja, memasuki pekan pertama bulan April, ternyata belum ada jawaban dari orang nomor satu di Republik ini.

Baca Juga :  Setahun Lahan Sawah di Solo Susut 34 Hektare

Padahal, sewa Alun-Alun Utara yang saat ini dipakai sebagai pasar darurat berakhir pada 6 April besok. Dengan demikian, diharapkan pedagang bisa segera  boyongan ke Pasar Klewer sehingga Pemkot bisa segera mungkin merevitalisasi Alun-alun Utara Keraton Surakarta itu. “Kasihan pedagang kalau terlalu lama menunggu,” tegasnya kepada Joglosemar, Selasa (4/4/2017).

Selain itu, untuk dana revitalisasi Alun Alun Utara juga sudah dianggarkan di APBD 2017. Hanya saja, jika pedagang belum masuk Pasar Klewer, revitalisasi bekas pasar darurat itu tidak bisa dimulai.

Baca Juga :  Pasoepati Berpesta di Launching Tim Persis Solo, Tak Mewah Tapi Sangat Meriah

Artinya, jika peresmian molor, maka proses pengembalian Alun-alun Utara juga berpotensi mundur.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Surakarta, Abdul Ghofar Ismail. Pihaknya pun juga masih menunggu informasi dari Pemkot mengenai jadwal peresmian Pasar Klewer.

Meskipun surat pengajuan peresmian sudah dikirimkan ke Istana, namun belum mendapatkan jawaban.

“Jika pedagang berkeinginan tetap menggunakan Alun-alun hingga pascaLebaran, pihaknya meminta pedagang untuk membayar sewa sendiri. Pasalnya, APBD tidak menganggarkan untuk perpanjangan sewa,” ungkapnya.

Murniati

BAGIKAN