Gembiranya Hotel di Solo Sambut Liburan Panjang, Okupansi Tembus 80 Persen

Gembiranya Hotel di Solo Sambut Liburan Panjang, Okupansi Tembus 80 Persen

37
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
TIKET BUS – Sejumlah warga mengantre untuk membeli tiket bus antar kota antar provinsi di Terminal Tirtonadi, Solo, beberapa waktu lalu

SOLO – Libur panjang bertepatan Paskah  akhir pekan ini  membuat sejumlah hotel di Solo gembira. Pasalnya tingkat hunian (okupansi) hotel yang berhasil mereka capai sangat maksimal, hingga 80 persen. Diprediksi okupansi tertinggi bakal terjadi pada hari Sabtu (15/4/2017).

Public Relations Manager Lorin Solo Hotel, Dhani Wulandari, mengatakan sampai dengan Kamis (13/4) okupansi sudah 80 persen.

“Saat ini sektor MICE masih mendominasi, karena adanya event Kementerian Agama sampai dengan Jumat (14/4), event tersebut menyumbangkan okupansi bagi hotel,” ujarnya  (14/4/2017).

Kebanyakan saat long weekend ini, ujarnya tamu yang mendominasi berasal dari Jakarta. Selain itu, okupansi hotel yang memiliki konsep resort ini juga dipastikan  terdongkrak melalui reservasi Online Travel Agency (OTA) maupun walk-in, melihat karakter tamu kebanyakan last minute saat pemesanan.

Baca Juga :  Tak Terawat dan Terlihat Kumuh, Pemkot Susun Konsep Restorasi Parit Benteng Vastenburg

Sementara itu hotel tertinggi se- Jawa Tengah, Alila Solo saat ini okupansi yang diraihnya sudah berada di  angka 70 persen. Marketing Executive Alila Solo Hotel, Tessa Pujiastuti mengatakan banyaknya event yang terjadwal pada bulan April 2017 ini diperkirakan akan menambah okupansi

“Untuk para tamu antara dalam kota maupun luar kota seimbang, dan jumlah okupansi tersebut juga berasal dari walk-in maupun OTA,” jelasnya. Kemungkinan ramai tamu yang melakukan reservasi, kata Tessa terjadi pada hari Sabtu (15/4/2017).

Kondisi ini tak berbeda jauh dengan Fave Hotel Solo. Tingkat hunian tamu ke hotel ini, apalagi adanya fasilitas easy check-in dengan membership card, menjadi faktor pendongkrak okupansi.

Baca Juga :  Dari Solo MOC Mendunia

Public relations Fave Hotel, Yuke Anastasia mengatakan saat ini okupansi di Fave Hotel Solo sekitar 70 persen, dengan  OTA berkontribusi cukup besar, yakni 40 persen.

“Lama menginap biasanya 2 hari, dan Minggu chek out. Wisatawan yang paling banyak mendominasi dari Semarang,” jelasnya.

Melalui membership yang digunakan untuk reservasi, para tamu akan mendapatkan banyak keuntungan salah satunya upgrade kamar. “Sehingga kemungkinan akan mengalami penambahan hingga 80 – 85 persen okupansinya,” pungkasnya.

Garudea Prabawati

BAGIKAN