Harga Cabai Mulai Murah, Bagaimana Nasib Petani Cabai?

Harga Cabai Mulai Murah, Bagaimana Nasib Petani Cabai?

65

 

Ilustrasi

BOYOLALI—Momok harga cabai setinggi langit sejak awal tahun ini sudah mulai berakhir. Sepekan terakhir lalu, harga cabai di pasaran sudah turun di kisaran Rp 60.000/kg dari harga sebelumnya yang mencapai Rp 120.000/kg.

Sejumlah pedagang di Pasar Sunggingan, Boyolali Kota, mengatakan turunnya harga cabai berlangsung secara bertahap. Harga cabai itu terus turun seiring melimpahnya pasokan dari petani. “Sekarang sudah turun secara bertahap dari Rp 120.000/kg menjadi Rp 60.000/kg.  Rata-rata setiap minggu harga cabai turun,” kata salah satu pedagang, Bini, Minggu (9/4).

Pedagang lainnya, Yani memperkirakan harga cabai akan terus turun dalam beberapa waktu ke depan. Mengingat, banyak petani cabai yang mulai panen yang membuat pasokan cabai ke pasaran akan semakin berlimpah. Warga Musuk itu memperkirakan harga cabai bisa anjlok sampai harga Rp 25.000/kg.

Baca Juga :  Paskah Ala GSJ Imanuel Boyolali, Bagi-bagi 2017 Butir Telur Asin CFD

“Soalnya kemarin banyak sekali petani yang tanam cabai saat harga tinggi, dan sekarang ini sudah masuk musim panen. Sehingga sangat mungkin harga akan terus turun,” kata Yani yang mengaku juga menanam cabai.

Turunnya harga cabai justru ditanggapi was-was petani cabai, salah satunya di wilayah Kecamatan Cepogo yang menjadi sentra sayuran termasuk cabai. Pasalnya, turunnya harga dibarengi kondisi cuaca yang tidak bersahabat. “Harga turun tidak masalah sebenarnya, yang kami takutkan kalau gagal panen karena sekarang ini tiap hari masih saja hujan,” keluh Sugeng, petani cabai di Cepogo.

Baca Juga :  Jalan “Berlubang Raya” Mulai Diperbaiki

Kondisi cuaca yang terus hujan membuat tanaman cabai rentan terserang hama. Buah cabai yang semestinya bisa dipanen, banyak yang rontok. Sekalipun demikian, mengingat banyak petani yang menanam cabai, sehingga harga diperkirakan bisa kembali normal dan diharapkan tidak sampai jeblok. #Ario Bhawono

BAGIKAN