Keanehan Mobil Rombongan Pengiring Pengantin Beberapa Saat Sebelum Terjun ke Sungai

Keanehan Mobil Rombongan Pengiring Pengantin Beberapa Saat Sebelum Terjun ke Sungai

15189
Kondisi mobil rombongan pengiring pengantin asal Sribit, Sidoharjo yang terjun dan terbalik ke sungai saat melintasi jembatan sempit di Dukuh Ngonce, Tangkil, Sragen, Senin (10/4/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN- Kecelakaan tunggal mobil Toyota Rush AD 9474 FN pengangkut rombongan pengiring pengantin asal Sribit, Sidoharjo yang terjun ke sungai di Jembatan Ngonce, Tangkil, Sragen Senin (10/4/2017) siang memang terbilang dramatis. Namun beberapa warga sempat merasakan keanehan ketika melihat mobil yang mengangkut tujuh orang itu hendak sampai di jembatan.

“Karena jembatannya sempit, biasanya mobil kalau mau sampai jembatan mesti lambat. Tapi tadi saya lihat mobil itu malah banter. Saya juga batin lha kae lewat jembatan cilik kok malah banter men,” ujar Parto Wiyono (65) warga Dukuh Sungapan RT 3, Tangkil yang tinggal di sebelah utara jembatan.

Ia menduga pengemudi ingin mengejar mobil di depannya yang sama-sama satu rombongan. Beberapa detik saat mobil yang dikemudikan Mulyono (58) warga Dukuh Cermo, RT 10, Sribit, Sidoharjo itu melintas jembatan, Parto mendengar suara benturan hebat.

Baca Juga :  Masyaallah, Kakek 75 Tahun di Sragen Tewas Usai Ngamar di Nglangon

“Suaranya krosakkkkk banter banget. Saya tengok jembatan sudah jebol tiangnya dan mobil njungkel ke sungai,” urainya.

Saksi lain, Muh Suparjo (50) yang tinggal di selatan jembatan mengungkapkan siang itu ia juga kaget mendengar benturan keras dari arah jembatan. Bersamaan dengan itu, ia mendengar jeritan minta tolong dari arah mobil yang sudah ringsek di dasar sungai dengan posisi terbalik.

Anehnya, ia juga kaget mendapati semua penumpang di dalam mobil bisa selamat dan keluar dari mobil sendiri-sendiri.

“Saya kaget waktu lari mau menolong, lha penumpangnya di dalam nggak apa-apa dan bisa keluar semua. Padahal mobil kondisinya sudah terbalik dan njungkel dari atas jembatan,” urainya.

Sesaat setelah kejadian, sopir dan tujuh penumpang sudah tidak ada di lokasi. Kades Sribit, Sutaryo menyampaikan sopir dan penumpang tidak ada yang dirawat di rumah sakit tapi selamat dan langsung pulang ke rumah.

Baca Juga :  Sadis, Pemuda Jadi Korban Kenalan Barunya di FB. Sudah Dihajar, HP dan Jaket Disikat

Petugas juga kesulitan mengidentifikasi para penumpang karena semua sudah menghilang sesaat setelah kejadian. Menurut salah satu tetangga korban asal Sribit, Joko, mobil mengangkut delapan orang termasuk sopir, Mulyono.

“Kalau ceritanya salah satu penumpang, di dalam ada tujuh penumpang. Yang saya tahu namanya Mbah Darno, Parni, Mbah Muh. Yang empat saya nggak tahu namanya. Semua memang selamat. Tapi tadi Parni sempat kesini dan bilang tangannya harus dijahit karena kena pecahan kaca,” urainya.

Proses evakuasi mobil berlangsung hampir tiga jam. Dengan bantuan warga dan aparat, mobil derek yang didatanbgkan berhasil mengangkat mobil ke daratan sekitar pukul 16.30 WIB.

Kanit Laka Polres Sragen, Iptu Sudarmaji mengaku tidak mendapat laporan karena kejadian itu hanya laka tunggal dan tidak ada korban jiwa. (#Wardoyo)

BAGIKAN