Kisah Sukses Agung Prakoso, Sukses Berkat Bisnis Pakaian Dalam

Kisah Sukses Agung Prakoso, Sukses Berkat Bisnis Pakaian Dalam

110
Huriyanto
AGUNG BH–Pengunjung mengamati pakaian dalam yang akan dibelinya di kios Agung BH beberapa waktu lalu.

Tak ada yang mencolok dari sosok pengusaha bernama Agung Prakoso. Berkacamata, berkumis, penampilan biasa dan ramah, begitulah kesan yang muncul dalam Agung.

Biar demikian, sosok satu ini begitu titis dan lihai dalam membaca pasar, terkhusus bisnis pakaian dalam.

Terlebih lagi, bapak  tiga anak ini sama sekali tidak memiliki backgorund bisnis ataupun menuntut ilmu bidang ekonomi.

Semuanya seperti sudah menjadi jalan hidupnya untuk membantu mencukupi kebutuhan pakaian dalam para perempuan.

Agung Prakoso beken dengan nama dagang Agung BH. Ia memulai bisnisnya ini sejak tahun 2000. Sebelum tahun itu, ia sudah sebelas tahun menjadi kondektur bus dari sebelas perusahaan otobus (PO) berbeda.  Menjadi kondektur tentu saja bukan pilihannya, tetapi karena tuntutan hidup.

Tak ingin selalu ‘hidup di jalan’ sebagai kondektur, ia berniat mengubah nasibnya. Suatu waktu, ia melihat tali jemuran yang isinya kebanyakan kutang atau BH dan pakaian dalam.

Baca Juga :  Begini Cara Komunitas Salon Bahagiakan Penghuni Panti Jompo Aisyiyah Sumber

Instingnya muncul bahwa menjual pakaian dalam wanita pasti mendatangkan keuntungan. Mengingat pakaian dalam merupakan kebutuhan penting wanita.

“Iya saya memilih bisnis ini karena saya menperhitungan sangatlah tepat bahwa pakain itu digunakan sehari hari. Ini (pakaian dalam, red), sangat dibutuhkan baik orang sehat, orang sakit, dewasa maupun anak-anak mereka membutuhkan, “ ujar dia kepada Joglosemar, kemarin.

Dengan modal nekat, Agung mengambil langkah ekstrem dalam hidupnya. Dengan duit Rp 1,6 juta, Agung berjualan pakaian dalam. Ia kulakan pakaian dalam dari Tanah Abang Jakarta. Ia kemudian menjajakannya.

Bukan hal yang mudah, peluh keringat dan tenaga ekstra dikeluarkannya. Di Pasar Klewer, ia mulai memasarkan pakaian dalam dengan  menempati kios nomor 44.

Hasil tak akan mengingkari kerja keras.Pameo itu pantas diberikan kepada Agung BH. Lambat laun, usahanya maju.  Bukan hanya pakaian dalam, jenis jualannya lebih meluas mulai dari pakaian renang, baju tidur hingga pakaian bayi.

Baca Juga :  Sambut Jumenengan PB XIII, Kawasan Kraton Dipercantik

Ia juga mulai melayani grosir di beberapa wilayah eks karesidenan Surakarta seperti Klaten, Wonogiri, Sragen, Karanganyar, Boyolali.“Saya juga membuka lebar untuk kerja sama pembukaan toko grosir pakaian dalam, “ kata dia.

Dengan 26 karyawannya, Agung  telah mendampingi bagi para pemula bisnis pakaian di 33 daerah. Dan ia telah mampu melayani grosir ke luar Jawa seperti Bengkulu, Aceh, Pontianak, Samarinda.

“Bisnisku tak kenal lelah, siapa wanita dan anak anak  yang tidak pakai pakain ini? Pendapat semua orang pasti menggunakannya (pakaian dalam, red), syukur syukur banyak orang yang melahirkan, berarti bisnisku tambah oye, “ ujar dia.

Huriyanto

BAGIKAN