Listrik Mati, Ujian Nasional di Pracimantoro dan Paranggupito Mundur Sejam

Listrik Mati, Ujian Nasional di Pracimantoro dan Paranggupito Mundur Sejam

8
Joglosemar | Dynda Wahyu Wardhani
SIAP KERJAKAN UNBK -Siswa SMAN 3 Sukoharjo sedang khusyuk berdoa sebelum mengerjakan UNBK di hari pertama, Senin (10/4).

WONOGIRI- Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) hari pertama, Senin (10/4/2017) diwarnai insiden listrik mati hingga jadwal mundur selama selama satu jam.

Insiden listrik mati terjadi di dua kecamatan, yakni Pracimantoro dan Paranggupito. Kepala SMAN Pracimantoro, Nursahid mengungkapkan, segera mengoperasikan genset dan tidak mempengaruhi server.

Sementara, Kepala SMA Pancasila 3 Paranggupito, Marjono berujar, tower atau Base Transceiver System (BTS) seluler tidak bisa memancarkan sinyal. Gara-garanya, suplai daya ke tower seluler juga mati.

Baca Juga :  Calon Jemaah Cadangan di Sukoharjo Mulai Bayar Biaya Haji

Belum diketahui apakah genset di tower seluler sudah dinyalakan atau belum. Kendati genset sudah dinyalakan, peserta tetap tidak bisa log in ke jaringan. Lantaran sinyal internet terputus.

Di Wonogiri kota, pelaksanaan cenderung lancar. Kepala SMAN 3 Titik Handayani mengatakan peserta dari dalam sekolah sejumlah 281 anak.

Sedangkan peserta dari luar, yakni SMA Pancasila 1 Wonogiri dan SMA Muhammadiyah 1 Wonogiri, masing-masing ada 20 anak.

Baca Juga :  MIN Jetis Ajak Ratusan Siswa Belajar Padamkan Api

Titik mengungkapkan pelaksanaan UN tidak hanya diawasi pengawas maupun pihak sekolah. Orangtua juga bisa memantau.

“Kami memberikan aplikasi gratis berupa XMEy kepada orangtua. Bisa diunduh dan diaktifkan, asal ada jaringan internet. Kami memiliki 48 titik pantai CCTV semua terhubung dalam aplikasi itu,” beber Titik.

1
2
BAGIKAN