Ini yang Membuat Rentenir Begitu Menjamur di Pasar Tradisional Sragen

Ini yang Membuat Rentenir Begitu Menjamur di Pasar Tradisional Sragen

535
Joglosemar | Arief Setyanto
LINTAH DARAT–Sejumlah pedagang dan pembeli beraktifitas di area Pasar Tradisional Bunder Sragen belum lama ini.

Hiruk-pikuk transaksi jual beli tampak di Pasar Bunder, Sragen. Aneka kebutuhan konsumsi mulai dari sembako, sayur-mayur, hingga perabot rumah tangga tersedia di pasar induk milik Pemkab Sragen ini.

Tak heran, pasar dengan perputaran uang yang cukup tinggi ini juga menjadi serbuan para rentenir alias lintah darat. Bersenjatakan segepok uang, para rentenir mulai berburu sejak pagi buta. Imbasnya, tak sedikit pedagang yang menjadi mangsa.

Baca Juga :  Ketika Fenomena Kongkow Pejabat Sragen di Angkringan “Ashoco” Sukses Bikin Danrem Surakarta Kepincut

Marinah (60) salah satunya. Setelah menggelar dagangannya, datang perempuan dengan tas selempang dan memegang buku catatan. Nyaris tak ada percakapan, Marinah lantas mengeluarkan beberapa lembar uang dari dompetnya.

Kepada Joglosemar, Marinah mengaku terjerat rentenir. Ia terpaksa meminjam uang pada rentenir lantaran ada kebutuhan mendesak. Pinjaman diberikan tanpa agunan juga diakui cukup menggiurkan.

“Sudah pinjam beberapa kali untuk bayar dagangan. Sekarang kalau ada barang datang dan minta segera dibayar, ya terpaksa pinjam ke mereka (rentenir),” katanya akhir pekan lalu.

Baca Juga :  Semua Kodim Diminta Dorong Tanam Jagung, Danrem : Saatnya Hentikan Impor!

Marinah mengaku hanya meminjam uang dalam jumlah kecil. Biasanya hanya berkisar antara Rp 1 juta hingga Rp 2 juta saja.

Namun ia tak pernah menerima pinjaman itu secara utuh, biasanya langsung mendapat potongan Rp 100.000 dengan alasan biaya administrasi. Tak hanya itu, bunga yang dibebankan juga terbilang tinggi.

1
2
3
4
5
BAGIKAN