Resmikan Pasar Klewer, Ini Pesan Presiden Jokowi untuk Warga Solo

Resmikan Pasar Klewer, Ini Pesan Presiden Jokowi untuk Warga Solo

101
Joglosemar | Insan Dipo Ferdias
PERESMIAN PASAR KLEWER- Presiden Joko Widodo meninjau Pasar Klewer usai acara peresmian pasar tersebut, Solo, Jumat (21/4).

SOLO—Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta bagunan baru Pasar Klewer Solo dijaga karena fasilitasnya sudah sedemikian komplet. Demikian harapan Jokowi saat meresmikan penggunaan bangunan baru Pasar Klewer, Jumat (21/4/2017).

“Ini sudah dibangun kembali dan dirapikan, manajemen diperbaiki. Ini merupakan perubahan besar yang harus terus di jaga, di sini sudah komplet semuanya,” terang Presiden Jokowi kepada wartawan usai meninjau Pasar Klewer.

Jokowi mengatakan tidak ada catatan apapun dan cukup bagus, apalagi di lantai dua yang merupakan lokasi pedagang pelataran yang dulu berjualan di depan pasar, selain juga ada kuliner dan itu menarik.

Baca Juga :  Pemkot Siapkan Rp 1,9 Miliar Untuk Perbaikan Jalan Kol Sutarto

Pasar Klewer ini sudah punya tempat yang khusus di hati masyarakat luas dan merupakan ikon Kota Solo.

Pasar Klewer pun tidak boleh kalah dengan mal-mal besar, Pasar Klewer harus menjadi pasar tradisional yang modern, aman, tertib, nyaman dan tidak ada yang kecopetan.

“Yang dijual di sini menampung produk-produk rakyat bukan hanya berasal dari Solo tapi juga, Sragen, Karanganyar, Boyolali, Tegal, Jepara, Pekalongan atau Cirebon. Di sini tidak hanya pasar batik tapi juga tekstil, pasar pakaian jadi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ponpes Budi Utomo Dapat Kunjungan Kapolresta Surakarta

Jokowi menuturkan belanja di Pasar Klewer ada ciri khasnya, seperti tawar-menawar, keramahan pedagang serta harga terjangkau. Ciri khas itulah yang harus dijadikan unggulan atau kelebihan pasar sandang terbesar di Jawa Tengah itu.

Jokowi juga berpesan agar pedagang bisa merawat bangunan Pasar Klewer yang dibangun dengan dana APBD Rp 157,8 miliar.

“Jangan sampai satu dua tahun nanti pasar sudah kotor, harus dirawat. Papan nama kios atau toko harus diatur lagi. Kabel-kabel yang dulu kleweran (bergelantungan-red), sekarang jangan ada lagi,” paparnya.

1
2
3
BAGIKAN