Sempat Mengeluh Sakit, Warga Nguter Nekat Terjun ke Sumur

Sempat Mengeluh Sakit, Warga Nguter Nekat Terjun ke Sumur

67
Ilustrasi kecelakaan sumur | Aris Triyono

SUKOHARJO—Diduga lantaran tidak kuat menanggung penyakitnya, Ujang Toni (28) memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan terjun ke dalam sumur di belakang rumahnya, di Dukuh Sambirejo RT 1 RW 5 Desa Celep, Kecamatan Nguter, Kamis (30/3/2017) lalu.

Dari informasi yang dihimpun, korban mengeluhkan sakit di dadanya pada sang ibu, Mariyem (60), sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban pun terlihat termenung dengan pikiran kosong. Sang ibu langsung mengambil inisiatif menasihati korban hingga ia tertidur.

Namun, pukul 22.30 WIB, korban mengaku sudah tidak kuat kepada sang ayah, Suratmin (70) dan pamitan akan pergi kencing di belakang rumah. Merasa curiga, ayahnya pun membuntuti dari belakang. Namun terlambat, korban sudah menceburkan diri ke sumur.

Baca Juga :  Grebeg Penjalin Desa Trangsan 2017, Wayang Rotan Pandawa Iringi Peresmian Showroom

“Sumur tersebut merupakan sumur pribadi keluarga mereka yang terletak di belakang rumah,” ucap Komandan SAR Sukoharjo melalui Kepala Bidang Operasional SAR Sukoharjo, Mukhlis, Jumat (31/3/2017).

Mukhlis mengatakan, setelah kejadian, ayah korban berteriak meminta pertolongan warga. Sesaat kemudian petugas kepolisian dan TIM SAR juga datang untuk membantu proses evakuasi.

Baca Juga :  Peringati Hari Kartini, Ajak Siswa Cuci Koruptor di Sukoharjo, Digelar Sederhana di Wonogiri

Saat berhasil diangkat dari sumur, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Kami mendapat laporan sekitar jam 23.30 dan sampai lokasi pukul 00.00. Sekitar pukul 01.00, Jumat (31/3/2017) korban berhasil kami angkat namun sudah tidak terselamatkan,”imbuhnya.

Petugas Puskesmas Nguter yang juga telah berada di lokasi kejadian langsung melakukan visum di tempat. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan ditubuh korban.

Dynda Wahyu Wardhani

BAGIKAN