JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Hukum & Kriminal Super Nekat, Motor Curian Didorong dari Jaten, Akhirnya Tertangkap di Depan Kampus...

Super Nekat, Motor Curian Didorong dari Jaten, Akhirnya Tertangkap di Depan Kampus Unsa

2013
PENCURI MOTOR—Pelaku pencurian motor di Desa Ngringo, Kecamatan Jaten dihadirkan dalam gelar perkara di Mapolres Karanganyar, Selasa (4/4). Foto : Satria Utama

KARANGANYAR—Nyali Chandra (23), warga Pucangsawit, Jebres, Solo terlewat berani. Pria beristri dengan satu anak ini nekat mencuri motor milik Tri H, warga Dukuh Gunungsari RT 3 RW XXIV, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Karanganyar dengan cara mendorongnya.

Meski cara mencuri motor seperti ini cenderung lebih sulit, pelaku berhasil mencuri motor jenis matic warna hitam.

Saat beraksi pelaku dibantu oleh seorang rekannya berinisial AD yang hingga kini masih dalam pengejaran. Pelaku mendorong motor dengan jarak sekitar 1 kilometer dari rumah korban menuju tempat tinggalnya.

“Setelah saya pastikan jadi target, saya awasi terus hingga pemilik motor benar-benar tertidur. Motor yang ada di dalam rumah saya ambil dan saya dorong bersama teman sampai rumah saya,” kata Chandra saat dihadirkan dalam gelar perkara di Mapolres Karanganyar, Selasa (4/4/2017).

Kedok pelaku terungkap setelah berupaya kabur saat operasi tertib kendaraan di depan Kampus Unsa, Palur.

“Karena nomor pelat kendaraan saya ganti, saya takut dan berupaya kabur namun akhirnya tertangkap. Akhirnya saya ngaku kalau motor yang saya pakai barang curian. Saya mencuri motor baru sekali, karena ingin ganti motor,” ungkapnya.

Wakapolres Karanganyar Kompol Prawoko yang memimpin gelar perkara mengatakan, aksi pelaku didasari keinginannya untuk memiliki motor yang lebih baru. Motor yang dimiliki tersangka, Suzuki Satria dinilai sudah butut.

“Motor korban memang didorong karena daerah situ sepi. Warga juga tidak ada yang curiga. Kemudian setelah sampai rumah, pelat nomor motor korban diganti,” katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Satria Utama