Alun-alun Lor Boyolali Dibangun Akhir Tahun Ini

Alun-alun Lor Boyolali Dibangun Akhir Tahun Ini

264
Joglosemar/Ario Bhawono
BAKAL DITATA – Sejumlah PKL berjualan di kawasan Alun-alun Boyolali, Minggu (2/10).

BOYOLALI—Bupati Boyolali, Seno Samodro memastikan Alun-alun Lor dibangun tahun ini. Pembangunan alun–alun baru tersebut diperkirakan total menelan anggaran sekitar Rp 5 miliar.

Seno menegaskan pembangunan Alun-alun Lor tersebut mulai dikerjakan akhir tahun ini. Lokasinya, berada di wilayah Kecamatan Mojosongo.

“Alokasi anggaran tersebut akan dipecah menjadi beberapa proyek, namun seluruhnya terintegrasi dalam rangka pembangunan alun-alun. Nanti setelah APBD Perubahan sudah bisa dimulai pembangunannya,” ungkap Bupati pekan kemarin.

Terkait site plan pembangunan Alun-alun Lor tersebut, Bupati menjelaskan, nantinya alun-alun tersebut di antaranya akan dikelilingi trotoar untuk pejalan kaki selebar 14 meter.

Sehingga diharapkan alun-alun baru ini akan memiliki tempat bagi pejalan kaki yang paling lebar dibandingkan dengan daerah lainnya.

Selain itu, di Alun-alun Lor ini juga akan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas, di antaranya sejumlah miniatur ikon dunia terkenal seperti Menara Pisa, Spinx, Candi Borobudur, dan sebagainya. Sehingga Alun-alun Lor ini akan menjadi semakin cantik dan menarik masyarakat.

Tak hanya itu, di alun-alun ini nantinya juga akan dilengkapi dengan panggung permanen. Panggung ini akan berfungsi sebagai tempat berbagai macam atraksi seni maupun hiburan.

“Di sana nanti juga akan dibangun kantor baru untuk empat OPD,” kata Bupati.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) M Qodri menjelaskan site plan Alun-alun Lor tersebut sudah sejak lama dibuat.

Hanya saja untuk realisasinya masih harus menunggu kesiapan sejumlah aspek. “Di antaranya kesiapan anggaran dan pembebasan lahan,” jelas dia.

Bisa jadi menurut Qodri, pembangunan alun-alun ini dilakukan secara bertahap, misalnya di tahun 2017 ini untuk penyelesaian tanah maupun pembangunan beberapa bagian terlebih dahulu. Baru kemudian dilanjutkan di tahun berikutnya.

Meski demikian, pembangunan alun-alun ini diharapkan menjadi salah satu pusat interaksi warga Boyolali maupun masyarakat umum lainnya.

Ario Bhawono

BAGIKAN