Andi Kena Sanksi, Ini Kiper Pilihan Sragen United

Andi Kena Sanksi, Ini Kiper Pilihan Sragen United

295
Penggawa Sragen United merayakan gol yang dicetak Andrid Wibawa ke gawang PSIS Semarang dalam lanjutan Liga 2 di Stadion Jatidiri Semarang, Kamis (4/5). Dalam laga tersebut, PSIS menang dengan skor 2-1. Foto : Dok Sragen United

SOLO—Tim pelatih Sragen United akhirnya sudah menentukan kiper yang akan menjaga gawang Laskar Gajah Purba dalam pertandingan melawan Persiba Bantul, Minggu (14/5/2017) sore. Posisi yang ditinggalkan Andi Setiawan tersebut akan dipercayakan kepada Nur Halid.

Pergantian kiper utama ini tak lepas dari absennya Andi Setiawan akibat sanksi komisi disiplin (Komdis) PSSI yang dilarang beraktivitas di lingkungan PSSI selama dua bulan.

Sanksi tersebut sebagai buntut tindakan Andi yang sengaja menendang kepala salah seorang pemain Persis Solo, Dedi Cahyono, saat laga di Stadion Taruna Sragen, 30 April lalu.

Sragen United pun akan kembali menggelar laga kandang dalam lanjutan grup 4 Liga 2 musim ini, dengan menjamu Persiba di Stadion Ketonggo Ngawi.

Baca Juga :  Dipegang Manajemen Baru, Sragen United Datangkan Eks Madura United dan Persija Jakarta

Sebelumnya, tim pelatih Sragen United memiliki dua opsi kiper, selain Nur Halid, masih ada nama Fajar Abdillah yang merupakan eks Semen Padang U-21. Namun, usai melalui pemantauan, akhirnya Nur Halid yang dipilih untuk ada di bawah mistar gawang tim.

“Secara kemampuan dia (Nur Halid) cukup bagus. Hanya saja, perlu jam terbang. Makanya lawan Persiba dia saya beri kesempatan dan mudah-mudahan bisa menjalankan tugasnya dengan baik,” terang Pelatih Kepala Sragen United Jaya Hartono kepada Joglosemar, Jumat (12/5/2017).

Terlepas dari itu, mantan pelatih Persib Bandung ini tak menampik jika laga kandang yang seharusnya berlangsung di Sragen, dan terpaksa pindah ke Ngawi, tetap akan mempengaruhi mental pemain. Namun, ia berusaha memberikan banyak motivasi kepada pemain.

Baca Juga :  Anak Didik Solo Football Academy Laris Manis, Tiga Pemain ke SKO Ragunan

“Dampak tentu saja ada, namun saya rasa pemain profesional di mana pun mereka bermain, harus siap menjalankan tanggung jawabnya. Saya tinggal memberikan semangat kepada mereka,” tambahnya.

Melawan Persiba, kemungkinan Jaya Hartono tak akan merubah komposisi pemainnya dan tetap seperti saat melawan PSIS Semarang beberapa waktu lalu.

Meski dalam pertandingan di Stadin Jatidiri, Semarang tersebut mereka takluk, namun Jaya menilai, seiring waktu grafik pola permainan Andrid Wibawa dan kawan-kawan menujukkan progress positif.

Raditya Erwiyanto

Advertisements
BAGIKAN