JOGLOSEMAR.CO Daerah Sukoharjo Banyak Titik Berlubang, Jalan Baki–Jati Diaspal

Banyak Titik Berlubang, Jalan Baki–Jati Diaspal

34
BAGIKAN
Foto : Dynda Wahyu Wardhani
Petugas sedang menambal jalan berlubang dengan aspal dingin di sepanjang Jalan Baki Pandeyan–Jati, Gatak, kemarin. Penambalan tersebut dilakukan sebagai pemeliharaan menjelang Puasa dan Lebaran.

SUKOHARJO – Jalan berlubang sepanjang 3,5 kilometer ditambal dengan aspal dingin. Jalan tersebut berlokasikan di sepanjang Baki Pandeyan, Kecamatan Baki – Jati, Kecamatan Gatak.

Upaya penambalan tersebut merupakan penanganan sementara untuk mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas.

Petugas lapangan penambalan jalan, Eko mengatakan penambalan jalan tersebut ditarget selesai secepatnya.

Ia dan tiga orang lainnya akan bekerja sesuai dengan material yang disediakan. Bila habis, maka akan dilanjutkan keesokan harinya.

“Titik jalan yang berlubang memang cukup banyak. Ada yang di tengah maupun pinggir jalan. Jadi tidak bisa dalam satu hari kami menyelesaikannya,” ungkapnya, Senin (8/5/2017).

Eko berujar penambalan tersebut merupakan upaya sementara sebelum Jalan Baki Pandean–Jati tersebut dilebarkan. Ia mengaku belum mengetahui pasti kapan pelebaran tersebut dilakukan.

“Saya dengar jalan ini mau dilebarkan. Mungkin ini ditambal sementara dulu biar pengendara tidak jatuh karena terjebak lubang,”katanya.

Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Sukoharjo Jumadi membenarkan bahwa akan ada bantuan dari provinsi untuk peningkatan jalan.

Menurutnya, penambalan jalan dilakukan sebagai upaya pemeliharaan menjelang Lebaran. Mengingat akan ada banyak pengendara atau pemudik yang kemungkinan juga akan melintas di jalur tersebut.

“Menjelang puasa ini kami perbaiki, agar nanti saat Lebaran lalu lintas bisa lancar,”tuturnya.

Sementara itu, pengguna jalan Puji (26)  warga Gatak berharap pelebaran jalan akan cepat direalisasikan. Sebab menurutnya meski jalan tersebut berukuran sempit, banyak pengendara yang melintas dan cenderung ramai.

Selain penambalan jalan, Puji berharap pemerintah juga memberikan lampu penerangan yang cukup. Sebab sampai saat ini, lampu penerangan masih dirasa minim dan tidak banyak pengendara yang hafal kondisi jalan.

Dynda Wahyu Wardhani