JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Cihuii… di Boyolali, Daftar BPJS Cukup Telepon, Kartu Diantar!

Cihuii… di Boyolali, Daftar BPJS Cukup Telepon, Kartu Diantar!

186
Joglosemar | Ario Bhawono
CUKUP RAMAI—Suasana kantor BPJS Cabang Boyolali cukup ramai dengan banyaknya yang antre, Senin (15/5/2017).

BOYOLALI—Akses pendaftaran BPJS Kesehatan terus dipermudah, salah satunya dengan terobosan baru, yakni cukup dengan mendaftar melalui telepon. Sehingga masyarakat tidak perlu lagi antre panjang dan berlama-lama.

Menurut Kepala BPJS Kesehatan Cabang Boyolali, M Farid, Senin (15/5/2017), BPJS terus mengembangkan strategi bagi masyarakat yang menginginkan kemudahan dalam pendaftaran. “Kami memperluas kanal-kanal pendaftaran yang sudah ada, salah satunya melalui mekanisme pendaftaran melalui telepon. Yakni melalui BPJS Kesehatan care center 1500-400,” terang Farid.

Kemudahan ini, jelasnya, khusus pendaftaran calon peserta kategori pekerja bukan penerima upah  atau peserta mandiri dan peserta bukan pekerja. Sehingga mereka tidak perlu antre panjang di kantor BPJS, melainkan cukup menghubungi nomor care center tersebut untuk mendaftar yang akan diimplementasikan dalam virtual service.

Terobosan ini merupakan pengembangan fungsi care center yang sebelumnya hanya berfungsi informasi, penanganan pengaduan, teleconsulting, dan pengelolaan media sosial. Pendaftaran melalui telepon tersebut, masyarakat cukup menyampaikan data pribadi utamanya Nomor Induk Kependudukan (NIK), rekening tabungan, nomor HP, alamat domisili, dan alamat email.

Setelah persyaratan tersebut lengkap dan dinyatakan selesai oleh agen care center, pendaftar akan mendapat nomor virtual account melalui nomor HP atau email. Dengan nomor tersebut, pendaftar kemudian membayarkan iuran pertama paling cepat 14 hari dan paling lama 30 hari setelah terbitnya nomor tersebut. Pembayaran pertama tersebut diwajibkan langsung ke bank, baru kemudian untuk pembayaran iuran berikutnya melalui auto debit.

“Sejak pembayaran pertama itu, kartu peserta sudah aktif dan kami akan mencetak kemudian mendistribusikannya ke alamat yang sudah di-input saat pendaftaran,” jelas Farid.

Selain melalui telepon, kanal lain yang dikembangkan yakni pendaftaran melalui dropbox di kantor cabang BPJS, kantor kelurahan, dan kantor kecamatan, serta melalui mitra kerja BPJS Kesehatan. Inovasi dan terobosan yang dilakukan BPJS ini, menurut Farid, salah satunya untuk meningkatkan kepuasan pelayanan. Selain lebih mudah, pendaftaran dapat dilakukan dengan lebih dekat tempat domisili masyarakat. “Mulai 1 Juni mendatang, kartu sudah didistribusikan ke alamat melalui pihak ketiga,” imbuhnya. # Ario Bhawono