JOGLOSEMAR.CO Daerah Klaten Harga Bawang Putih dan Merah di Klaten Turun

Harga Bawang Putih dan Merah di Klaten Turun

135
BAGIKAN
Joglosemar | Dani Prima
PANTAU HARGA—TPID Kabupaten Klaten saat melaksankan pantauan harga jelang Ramadan di Pasar Induk Kota Klaten.

KLATEN–Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Induk Kota Klaten jelang Ramadan ini, cenderung turun untuk beberapa komoditas. Semisal bawang putih, bawang merah dan cabai merah besar atau teropong.

Salah satu pedagang di Pasar Induk Kota Klaten, Sarbini (52) mengatakan, harga bawang putih semula Rp 60.000 turun menjadi Rp 55.000 per kilogram (Kg).

Bawang merah dari Rp 32.000 turun Rp 28.000 per Kg. Kemudian harga cabe teropong merah dari Rp 40.000 menjadi Rp 25.000 per Kg.

“Turunnya harga karena pasokannya banyak dari luar Klaten seperti dari Brebes dan Kebumen,” kata Sarbini, saat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Klaten menggelar pantauan harga di Pasar Induk Kota Klaten, Selasa (23/5/2017).

Sedang harga beras relatif stabil, jenis IR 64 Rp 8.500-Rp 9.000 per Kg untuk  kelas Medium, lalu beras Menthik Wangi harga antara Rp 10.000-Rp 11.000 per Kg. Untuk harga minyak goreng curah Rp 11.000 per liter dan minyak goreng kemasan Rp 12.500 per liter.

“Untuk beras dan minyak goreng sudah satu bulan ini harganya tetap dan tidak ada kenaikan,” ujar Marini (34) pedagang di kios Pasar Induk Kota Klaten.

Pedagang daging ayam dan sapi  di Pasar Induk Kota Klaten, Suparti (50) juga mengatakan, harga daging ayam stabil Rp 27.000 per Kg.

Untuk daging sapi harganya Rp 120.000 per Kg untuk daging asal Klaten dan Rp 90.000 per Kg untuk daging dari Boyolali.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Pembangunan , Perekonomian dan Keuangan Sekda Klaten, Mursyid mengatakan, berdasarkan hasil pantauan di sejumlah pasar di Klaten menunjukkan ketersediaan bahan kebutuhan pokok relatif aman dan harga stabil.

Dani Prima