JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Ini yang Menjadi Bidikan Satgas Mafia Pangan Polres Karanganyar

Ini yang Menjadi Bidikan Satgas Mafia Pangan Polres Karanganyar

49
BAGIKAN
BERGERAK – Usai dikukuhkan Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak, Satgas mafia pangan Polres Karanganyar langsung bergerak menggelar monitoring harga serta ketersediaan barang kebutuhan pokok di Pasar Jungke, Senin (8/5). Foto : Joglosemar | Satria Utama

KARANGANYAR – Polres Karanganyar telah mengukuhkan tim satuan tugas (Satgas) Mafia Pangan, Senin (8/5/2017).

Sebanyak 25 personel gabungan dari Satreskrim, Satintelkam, serta Binmas telah dikukuhkan. Mereka akan bekerja sejak dikukuhkan hingga setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak, mengaku usai mendapat instruksi dari Kapolri, pihaknya langsung bergerak dengan membentuk tim satgas.

Menurut dia, tim satgas bakal bersinergi bersama Pemkab, seperti pihak Dinas Perindustrian, Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM serta instansi lainnya.

“Pembentukan tim Satgas Mafia Pangan untuk menjamin ketersediaan seluruh komoditas pangan serta untuk mengawasi harga bahan pokok jelang puasa dan Lebaran tahun ini,” terang Kapolres.

Ade Safri melanjutkan, Satgas Mafia Pangan dipimpin oleh Kasatreskrim Polres Karanganyar AKP Rohmat Ashari. Menurut Kapolres, satgas ini sasarannya distribusi tata niaga pangan, juga tentang pelaku atau oknum penimbun sembako.

Ia menyebutkan, setiap minggu Satgas akan mengevaluasi dan mengawasi harga bahan pokok di pasaran.

“Sasaran pantauan Satgas Mafia Pangan tidak hanya pada distributor dan agen yang berpotensi menimbun bahan pokok, namun juga para pedagang grosir yang berperan dan berpotensi untuk menentukan harga,” imbuh Kapolres.

Kapolres menyebutkan, Satgas terbagi tim penyelidikan, tim penegakan hukum atau penindakan, tim penyidik dan tim deteksi.

“Pada prinsipnya kami juga menyasar spekulan, penimbun yang akan memanfaatkan situasi karena adanya peningkatan permintaan dari masyarakat. Yang pasti jangan sampai ada kelangkaan stok, harga melambung,” terang dia.

Satria Utama

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here