JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri Jelang Arus Mudik, Jalur Selatan Wonogiri Jadi Fokus Perhatian Polisi

Jelang Arus Mudik, Jalur Selatan Wonogiri Jadi Fokus Perhatian Polisi

90
BAGIKAN
Jalur Lingkar Selatan Wonogiri jadi perhatian. Foto : Aris Arianto

WONOGIRI—Selain jalur utara dan barat, jalur selatan Wonogiri merupakan salah satu jalur yang padat kendaraan saat momen Lebaran.

Lantaran itu, bukan hanya dari pihak dinas, pihak kepolisian menaruh perhatian serius terhadap jalur selatan.

Informasi yang dihimpun Joglosemar dari Dinas Perhubungan Wonogiri, saat Lebaran, arus mudik dan balik ramai di tiga jalur.

Meliputi jalur utara yakni Jalan Raya Selogiri-Wonogiri, berlanjut ke Ngadirojo-Purwantoro, kemudian jalur barat melalui Jalan Wonogiri-Pracimantoro. Serta jalur selatan, yang terbentang antara Pracimantoro hingga Giriwoyo.

Setiap arus mudik dan balik tiba, ketiga jalur ramai arus kendaraan. Untuk jalur utara dan barat, selama ini belum ada kendala berarti. Kemacetan kerap terjadi namun bisa diurai dalam waktu singkat. Selain itu, tidak ada pekerjaan pembangunan jalan berkategori besar di kedua jalur itu.

“Yang menjadi perhatian justru jalur selatan, JLS (jalur lingkar selatan),” ujar Kepala Dinas Perhubungan Wonogiri, Ismiyanto, Jumat (12/5).

Perhatian serius juga datang dari pihak kepolisian. Mengingat saat ini tengah berlangsung pembangunan JLS, harus ada perhatian ekstra. Muaranya, agar tidak terjadi kemacetan arus kendaraan di jalur nasional tersebut.

Kapolsek Pracimantoro, AKP Dwi Krisyanto mengatakan, di wilayah tersebut mobilitas masyarakat sangat tinggi. Ditambah banyaknya obyek wisata di sekitarnya menyebabkan jalur tersebut sangat rawan kecelakaan dan kriminalitas.

Menanggapi hal tersebut, jajaran Polres Wonogiri melakukan berbagai upaya antisipasi untuk terjadinya hal-hal yang tak diinginkan tersebut. Salah satunya dengan melakukan giat patroli rutin menyisir seputaran jalur lingkar selatan.

Selain mengatur arus lalu lintas, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar lebih siaga, sebab jalur tersebut merupakan jalur yang sangat rawan.

“Diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan kedisiplinan dari masyarakat pengguna jalan. Sehingga kedepan dapat mencegah ataupun meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas maupun aksi kejahatan,” sebut Kapolsek.

Aris Arianto