Kerugian Ditaksir Capai Miliaran Rupiah, Begini Kronologi Kebakaran Pabrik Triplek di Gondangrejo

Kerugian Ditaksir Capai Miliaran Rupiah, Begini Kronologi Kebakaran Pabrik Triplek di Gondangrejo

490
Kondisi pabrik usai pemadam kebakaran memadamkan kobaran api yang muncul sejak pukul 04.15 WIB. Foto : Satria Utama

KARANGANYAR – Kebakaran melanda pabrik triplek milik PT Trikarya Baru di jalur Solo-Purwodadi, tepatnya Dukuh Wonoharjo RT 02/RW 08, Desa Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, Minggu (14/5/2017) sekitar pukul 04.15 WIB.

Ada tujuh unit mobil pemadam kebakaran dari Solo, Karanganyar dan Sragen yang dikerahkan untuk memandamkan kobaran api. Dari pengamatan Joglosemar, api terlihat mulai padam pukul 07.00 WIB.

Kapolsek Gondangrejo, AKP Sugeng Dwiyanto menyampaikan, berdasar hasil olah TKP, titik kepulan asap diketahui sekitar pukul 04.15 WIB oleh dua penjaga oven pabrik yang hendak menambah kayu bakar untuk pengering triplek.

Baca Juga :  PILKADA KARANGANYAR 2018: Survei Demokrat Munculkan Nama Rinto dan Karwadi

Kedua penjaga yang bernama Frilian August Nugroho dan Fajar Ilham Ramadhan, melihat kepulan asap pada mesin oven. Keduanya langsung membangunkan penjaga malam pabrik yakni Dalimin dan beberapa pekerja lain.

Saat mereka membuka ruang pengering bahan triplek dan mesin oven, ternyata api sudah membesar membakar mesin oven serta bahan triplek yang dalam proses pengeringan. Bahkan, pintu menuju area mesin oven sudah hangus terbakar.

“Api semakin membesar karena alat oven meledak yang menyambar tumpukan triplek. Api baru padam setelah tujuh unit mobil kebakaran dari Solo, Karanganyar dan Sragen menyemprotkan air ke titik-titik api,” terang Kapolsek Gondangrejo, AKP Sugeng Dwiyanto, Minggu (14/5/2017) siang.

Baca Juga :  Soal Pembubaran HTI, Begini Tanggapan Danrem Mantan Ajudan Jokowi

Kebakaran ini mengakibatkan 90 persen atap bangunan roboh hangus terbakar. Sedangkan kerugian materi yang telah dicatat, oven triplek, kerusakan mesin produksi, mesin forklift, sebanyak 3.280 lembar triplek siap kirim, sekitar 1.000 meter persegi bahan baku triplek. Kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Hingga berita ini ditulis, pemilik pabrik Budi Yulianto warga Jetis Karangpung, Kecamatan Kalijambe, Sragen belum bisa untuk dimintai keterangan.

Satria Utama

BAGIKAN