JOGLOSEMAR.CO Komunitas Komunitas Sosialita Solo Ingin Wujudkan Perempuan Berkualitas

Komunitas Sosialita Solo Ingin Wujudkan Perempuan Berkualitas

124
BAGIKAN
Komunitas Sosialita Solo dalam sebuah kegiatan, bebrapa waktu lalu. Foto : dok Sosialita Solo

Muwujudkan perempuan Indonesia yang berkualitas dan berkarakter. Itulah cita-cita mulia komunitas Sosialita Solo. Komunitas ini berisi sekitar 100 perempuan lintas profesi dan etnis asal Solo dan sekitarnya.

Fokus kegiatan komunitas ini diutamakan menyasar perempuan janda dan perempuan yang menjadi tulang punggung bagi keluarga.

“Visi misi Sosialita Solo adalah mewujudkan perempuan Indonesia yang berkualitas, dan berkarakter,” kata Sekjen Sosialita Solo, Irien Heru S Notonegoro, belum lama ini.

Selama ini, lanjut Irien, fokus Sosialita Solo adalah kepada perempuan-perempuan janda dan perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga. “Kami terinspirasi oleh perjuangan RA Kartini sebagai tokoh emansipasi wanita,” ujar Irien.

Komunitas Sosialita Solo memiliki beberapa program selama berdiri sejak tahun 2012 di antaranya pemberian modal usaha dagang pisang sosial (pisos), memberikan 50 troli kepada ibu-ibu pedagang Pasar Gedhe, dan kegiatan pelatihan membuat kerajinan tangan dari bahan tak terpakai.

Kegiatan lain adalah pembuatan tempat minum kemasan di meja tamu dari koran bekas serta membuat keranjang tas dari bahan bahan tak terpakai.

Komunitas Sosialita Solo dalam sebuah kegiatan, bebrapa waktu lalu. Foto : dok Sosialita Solo

Komunitas Sosialita memilih 5-7 perempuan dari berbagai kelurahan di solo untuk mereka berikan bimbingan dan ilmu pengetahuan.

“Suka duka dialami Komunitas Sosialita. Tak mudah untuk mewujudkan sesuatu menjadi besar.  Kadang ada beberapa perempuan yang harus kita dorong, masih ada yang tidak semangat padahal kami menberi ilmu pengetahuan,” kata Irien.

Komunitas Sosialita Solo dalam sebuah kegiatan, bebrapa waktu lalu. Foto : dok Sosialita Solo

Dana Sosialita berasal dari sumbangan anggota yang kemudian disalurkan ke masyarakat. Iren menegaskan, kegiatan Sosialita Solo murni kegiatan sosial dan bukan komunitas sosialita dengan gaya hidup mewah.

“Untuk kedepannya saya berharap perempuan yang kami bantu menjadi prempuan yang berkualitas  dan meningkat taraf hidupnya serta menjadi tulang punggung keluarga yang hebat,” tandas Irien.  

Huriyanto