Mengejutkan, Polisi Amankan Barang Mewah Ini dari Mantan Caleg Nasdem Sragen Yang...

Mengejutkan, Polisi Amankan Barang Mewah Ini dari Mantan Caleg Nasdem Sragen Yang Tertangkap Simpan Sabu

1026
BONG MEWAH- Barang bukti alat hisap atau bong mewah yang diamankan tim Polres dari tangan Dwi Aprianto Karuniawan (36). Foto/Istimewa

SRAGEN– Tim Satres Narkoba Polres Sragen mengamankan sejumlah barang bukti dari tersangka pengguna narkoba, Dwi Aprianto Karuniawan alias Iwan (36) yang digerebek dan ditangkap, Kamis (18/5/2017) petang. Dari sejumlah barang yang diamankan itu, polisi menemukan satu barang mewah yang menjadi penanda bahwa mantan calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Sragen dari Nasdem itu bukan pengguna sabu biasa.

“Kami amankan alat hisap atau bong yang bentuknya memang beda dari bong yang digunakan pengguna biasa. Alat hisapnya itu kelihatan mewah dan berkelas. Mungkin karena tersangka ini pengusaha dan kontraktor, jadi kelasnya beda dengan pengguna biasa,” papar Kapolres melalui Kasat Narkoba, AKP Joko Satriyo Utomo.

Mantan Caleg asal Dukuh Randurejo RT 10/3, Puro, Karangmalang, Sragen itu ditangkap dalam sebuah penggerebekan di Jalan Kampung Dukuh Bendungan, RT 13, Desa Pilangsari, Ngrampal pukul 17.30 WIB. Saat dilakukan penggeledahan, saat dilakukan penggeledahan, petugas mengamankan satu plastic klip berisikan serbuk sabu seberat 0,5 gram yang disembunyikan di dalam celana pendek merek Nevada yang dikenakan tersangka.

Baca Juga :  Tabrakan Maut, Siswa SMP Berambut Semiran Tewas Tergeletak di Tengah Jalan Tangen-Slendro

Diamankan pula satu HP Xiaomi Redmi warna putih, sepeda motor Kawasaki D Tracker AD 2081 LE warna putih hijau yang dikendarai tersangka. Serta seperangkat alat hisap sabu berikut korek gas dan pipetnya.

AKP Joko menguraikan tersangka saat ini masih diamankan di Mapolres berikut barang bukti yang ditemukan. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka bakal dijerat dengan pasal 112 subsider 127 UU No 35/2009 tentang Narkotika. Menurutnya saat ini masih dilakukan pengembangan atas kasus tersebut untuk menelisik kemungkinan adanya tersangka lain yang terlibat.

Baca Juga :  Ismail Dibekuk karena Edarkan Sabu

“Untuk sementara tersangka dikenakan pasal sebagai pengguna. Mengenai dugaan sebagai pengedar, belum ada dukungan bukti yang kuat,” paparnya.

Tersangka yang pernah menggemparkan publik Sragen saat Pilkada 2015 lalu ketika ia mengunggah status di akun Facebooknya dengan menyebut ada 5.000 surat suara yang sudah tercoblos sebelum hari pemungutan suara itu di hadapan penyidik mengakui barang haram itu dibelinya seharga Rp 650.000. Namun saat dicecar asal barang darimana, ia mulai berubah-ubah dan terkesan menutupi informasi.

“Awalnya ngaku dari temannya, tapi juga bilang kiriman dari Jakarta. Berubah-ubah begitu,” tukas AKP Joko. Wardoyo

BAGIKAN