Perempuan Pemulung asal Sragen Ini Digelandang Ke Polsek Karena Curi Kotak Amal

Perempuan Pemulung asal Sragen Ini Digelandang Ke Polsek Karena Curi Kotak Amal

1385
Perempuan pemulung yang tertangkap saat mencuri kotak amal saat diserahkan ke Mapolsek Sragen Kota, Kamis (18/5/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Seorang perempuan paruh baya, Sarni (45), warga Kampung Nglorog, Kelurahan Sragen, Sragen, digelandang ke Mapolsek Sragen Kota, Kamis (18/5/2017). Perempuan yang sehari-hari berprofesi sebagai pemulung itu diamankan setelah tertangkap basah mencuri kotak amal di sebuah rumah makan di Cantel Kulon.

Tersangka diamankan sekitar pukul 06.00 WIB saat beraksi menggondol kotak amal milik “Baitul Mal Peduli Sesama” di Rumah Makan milik Muh Partin Muslimin (40). Padahal, kotak amal itu diketahui hanya berisi uang Rp 90.700,-.

Informasi yang dihimpun di lapangan, aksi pencurian itu diketahui oleh Heri Sutopo (44) warga kampung Cantel Wetan sekira pukul 06.00 WIB. Saat itu, ia curiga dengan gerak-gerik pelaku yang keluar dari rumah makan milik Partin dengan menenteng kotak berisi uang.

Baca Juga :  Mengejutkan, Ternyata Ini Yang Terjadi Saat Pocong Jadi-Jadian di Sragen Dievakuasi ke Mapolsek

Tak lama berselang, pelaku terlihat memecah kotak dari kaca dan kayu itu tak jauh dari lokasi rumah makan. Seketika itu, ia langsung menghampiri pelaku dan menginterogasinya. Pelaku akhirnya tak bisa mengelak dan mengakui bahwa kotak amal itu barusaja diambilnya dari rumah makan Partin.

Mendengar hal itu, pelaku langsung diamankan dan diserahkan ke Mapolsek Sragen Kota. Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Saptiwi mengatakan pelaku selanjutnya diamankan di Polsek Kota. Sedangkan kotak amal berisi uang tunai Rp 90.700,- itu diamankan sebagai barang bukti.

Baca Juga :  Penggerebekan Bandar Terbesar Sragen. Polisi Tercengang Lihat 2 Kardus Berisi 32.750 Butir Pil Koplo

“Saat ini, tersangka masih diamankan dan dilakukan pemeriksaan oleh petugas. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan di rumah pelaku dan keterangan warga maupun Ketua RT, tersangka ini diduga mengalami gangguan jiwa,” jelasnya.

Karena pelapor sudah menerima dan menyadari pencurian itu serta tak mempermasalahkan, akhirnya tersangka dikembalikan kepada keluarga. Sementara kotak amal berikut uang didalamnya dikembalikan kepada terlapor. Wardoyo

BAGIKAN